comscore

Eko Yuli Sebut Sanksi Doping Harus Mengacu Hukum Internasional

Alfa Mandalika - 10 Oktober 2021 18:25 WIB
Eko Yuli Sebut Sanksi Doping Harus Mengacu Hukum Internasional
Eko Yuli Irawan. (Foto: Antara/Andi Firdaus)
Jayapura: Lifter Olimpiade Eko Yuli Iriawan menilai penjatuhan sanksi terhadap oknum atlet pengguna doping di Indonesia perlu mengacu pada ketentuan hukum internasional.

"Harus ikuti aturan internasional. Jangan karena di Indonesia ada keleluasaan, nanti kita bisa kaget," kata Eko Yuli Irawan di Auditorium Universitas Cenderawasih Jayapura, Minggu 10 Oktober 2021.
Pernyataan atlet peraih perak Olimpiade Tokyo 2020 itu merespons usulan penjatuhan sanksi melarang atlet pengguna doping tampil di seluruh ajang lomba seumur hidup. Sanksi itu diusulkan Pengurus Provinsi Persatuan Binaraga Fitness Indonesia (PP PBFI) Jawa Tengah.

Eko Yuli Irawan mengatakan salah satu sanksi terberat dari hukum internasional bagi atlet pengguna doping adalah larangan tampil di perlombaan internasional paling lama selama empat tahun berturut-turut.

Dijumpai di lokasi yang sama Ketua Pengurus Provinsi PBFI Jawa Tengah (Jateng) Menthin Gunarto mengatakan atlet pengguna doping perlu dibuat jera dengan hukuman dilarang bertanding seumur hidup.

Usulan itu disampaikan Menthin dalam rangka mendukung program zero doping yang secara perdana diterapkan dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.

Menthin tidak ingin citra binaraga Indonesia buruk dan juga menimbulkan dampak terhadap atlet binaraga yang menggunakan doping.

"Doping ini bahaya untuk kesehatan atlet. Bisa merusak organ dalam tubuh juga," kata pria yang juga menjabat wasit pemegang lisensi juri Federasi Binaraga Asia (ABBF) itu. (Ant)


(ASM)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id