Menpora Ingin Serius Menggarap Sport Tourism

    Kautsar Halim - 15 Juli 2020 19:17 WIB
    Menpora Ingin Serius Menggarap Sport Tourism
    Menpora Zainudin Amali (Dok. Kemenpora)
    Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menilai Indonesia kurang serius menggarap wisata olahraga (Sport Tourism). Padahal, katanya, potensi alam yang dipadukan dengan aspek olahraga berlimpah di setiap penjuru negeri.

    "Khusus untuk olahraga petualangan dan alam kita sangat menjadi dambaan bagi para penggemar olahraga petualangan dan tantangan. Tetapi memang kita belum menggarap itu dan kita harus garap dengan serius ke depannya," ujar Menpora dalam Webinar di Jakarta, Rabu (15/7/2020).

    Zainudin beranggapan, Thailand sebagai negara tetangga sudah memanfaatkan wisata olahraga sebagai salah satu penyumbang devisa negara. Begitu pula dengan Filipina yang memanfaatkan momentum SEA Games 2019 sebagai langkah awal memajukan olahraga pariwisata.

    Sementara Indonesia, kata dia, belum terlalu memaksimalkan potensi ini yang notabene secara geografis memiliki kekayaan alam beragam dan bisa dimaksimalkan dalam menggelar event olahraga pariwisata.

    "Memang kami mendorong supaya Sport Tourism menjadi tema yang harus kita gaungkan terus-menerus dan memang sekarang ini belum (dilakukan)," katanya.

    Di satu sisi, saat menyambut normal baru yang kemudian direvisi menjadi adaptasi kebiasaan baru (AKB), wisata olahraga bakal menjadi sektor unggulan untuk memulihkan perekonomian.

    Olahraga seperti sepeda, panjat tebing, jetski, selancar, hingga lari lintas alam, disebutkannya bisa menjadi pilihan. Apalagi secara kontak fisik, olahraga itu tidak melibatkan begitu banyak orang. Meski begitu, protokol kesehatan tetap harus menjadi perhatian.

    "Tentu ada penyesuaian baik itu pra, saat pelaksanan, dan pasca. Supaya, tempat pelaksanaan kegiatan tidak menjadi klaster baru bagi pandemi virus korona. Kuncinya, disiplin menerapkan protokol kesehatan agar tidak menjadi klaster baru," ujar Zainudin.

    Sementara itu, Asisten Deputi Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Kemenkomarves Kosmas Harefa memprediksi wisata olahraga bakal menjadi tujuan wisata di tengah pandemi.

    Ia mengatakan, masyarakat akan menghindari berwisata ke tempat-tempat yang penuh dengan kerumuman, serta mengalihkannya ke destinasi alam yang cenderung minim kontak fisik.

    Maka dari itu dalam upaya pemulihan ekonomi, kementerian mendorong semua pihak bisa terlibat melahirkan terobosan-terobosan baru melalui saluran wisata olahraga.

    "Kita mendorong berbagai terobosan-terobosan dalam rangka melahirkan kebijakan yang kondusif. Karena kita ketahui bahwa tren saat ini dalam mendukung kepariwisataan, kita masih mengandalkan pariwisata kuantitatif. Kita sekarang mulai berpikir ke kualitas," papar Kosmas. (ANT)

    (KAH)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id