PON Berpotensi Mundur Jika Korona Belum Berakhir

    Rendy Renuki H - 04 April 2020 23:41 WIB
    PON Berpotensi Mundur Jika Korona Belum Berakhir
    Sesmenpora Gatot S Dewa Broto (Medcom.id/Rendy Renuki H)
    Jakarta: Penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 berpotensi mundur jika pandemi korona belum berakhir. Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot S Dewa Broto mengindikasikan PON berpotensi diundur hingga 2021.

    Pasalnya, Gatot mengatakan belum ada yang mengetahui kapan pandemi korona berakhir. Jika korona berakhir Juli nanti, setidaknya butuh waktu lima bulan untuk memulihkan keadaan.

    Sehingga PON berpotensi diundur penyelenggarannya hingga 2021. Gatot mengatakan setidaknya PON kemungkinan baru bisa digelar Maret 2021.

    "Tidak ada yang tahu kapan virus korona berakhir. Antisipasi kami Agustus sampai Desember baru masa pemulihan," kata Gatot saat telekonferensi, Jumat 3 April kemarin.

    "Hingga saat ini kami belum tahu apakah PON masih berlangsung. Kalau PON mundur, kemungkinan sampai Maret 2021," sambung Gatot.

    Menurutnya, antisipasi diundurnya PON hingga Maret 2021 karena pemerintah harus menyiapkan anggaran terlebih dahulu di awal tahun.

    "Kenapa Maret? Januari sampai Februari kesulitan menyiapkan anggaran untuk pengadaan barang dan jasa. Anggaran PON tidak boleh relokasi, tak bisa diganggu gugat," pungkasnya.

    Wacana penundaan PON 2020 terasa menjadi keputusan tepat. Pasalnya pandemi korona pun telah membuat serangkaian agenda olahraga telah ditunda.

    Bahkan event sekelas Olimpiade pun terpaksa diundur tahun depan. Event olahraga lainnya di Tanah Air yang ditangguhkan pun di antaranya Liga 1 2020 (sepak bola), Proliga 2020 (voli), hingga IBL 2020 (basket).



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id