Jelang Kembali, Enam Petinju Pernah Merusak Reputasi Tyson

    rizkiyanuardi - 28 Mei 2020 22:07 WIB
    Jelang Kembali, Enam Petinju Pernah Merusak Reputasi Tyson
    Mike Tyson: Foto AFP/James Gilbert
    Permasalahan pribadi membuat Tyson tidak fokus dan harus menerima kekalahan KO pertamanya pada 11 Februari 1990 itu.
     

    Jakarta: Legenda tinju kelas berat berjuluk 'Leher Beton" Mike Tyson, akhir-akhir ini selalu menghiasi pemberitaan di sejumlah media. Bahkan setiap kegiatannya yang diunggah di media sosial selalu mendapatan perhatian publik.

    Petinju yang semasa jayanya juga dijuluki The Baddest Man on the Planet ini sering dikaitkan dengan keinginannya kembali naik ring. Rumornya, Tyson akan naik ring untuk pertandingan amal. Sejumlah lawan diembuskan bakal melawan Tyson. Termasuk partai Mike Tyson Vs Evander Holyfield jilid III, yang diyakini bakal menghasilkan uang banyak.

    Sepanjang karirnya, total Tyson bertarung sebanyak 58 kali dengan raihan 50 kemenangan. Torehannya di awal-awal memang luar biasa. Sebanyak 44 kemenangan diperolehnya dengan KO sehingga dijuluki si Raja KO. Meski Holyfield dua kali mengalahkannya, tetapi bukan Holyfield yang merusak pertama kali reputasi Tyson di kelas berat. 

    Tyson justru harus takluk dari James Buster Douglas, seorang petinju kurang terkenal. Rekor kemenangan 37 kali tanpa kekalahan yang ditorehkannya, harus tumbang oleh Douglas. Padahal saat itu Tyson masih berusia 23 tahun.

    Permasalahan pribadi membuatnya tidak fokus dan harus menerima kekalahan KO pertamanya pada 11 Februari 1990 itu. Di usia yang masih sangat muda, 23 tahun, Tyson harus kehilangan tiga gelar kelas berat versi WBA, WBC dan IBF. Padahal Tyson merengkuh gelar juara kelas berat sejati kurang dari setahun.

    Seperti diketahui, Tyson meraih gelar juara dunia pertama kali pada 22 November 1986 usai mengalahkan Trevor Berbick. Si Leher Beton meraih gelar versi WBC itu di usia 20 tahun lewat 145 hari. Pada Maret 1987, si Leher Beton sukses meraih kelas berat versi WBA usai mengalahkan James Smith di ronde 12. Pada 1 Agustus 1987, Tyson sukses menyatukan gelar semua kelas berat usai mengalahkan juara IBF Tony Tucker di ronde 12. 

    Artinya, baru di usia 21 tahun 32 hari, Tyson sudah menjadi juara dunia sejati kelas berat. Rekor yang hingga saat ini belum ada yang mampu memecahkannya. Ketenaran serta menjadi atlet kaya raya justru membuatnya memiliki masalah pribadi yang menghancurkan karirnya kemudian.

    Sejak menikah dengan bintang Televisi Robin Givens 1988, Tyson yang sedang dimabuk ketenara sering melakukan tindak kekerasan terhadap istrinya. Masalah selalu menghampiri Tyson. Tyson sempat diadili di Indiana dengan tuduhan perkosaan atas peserta pertandingan Miss Black America tahun 1991 yang bernama Desiree Washington pada 27 Januari 1992. Tyson dinyatakan bersalah melakukan perkosaan pada 10 Februari dan dipenjara selama 3 tahun.

    Selepas dari penjara, pertarungan yang sudah direncanakan jauh-jauh hari melawan Evander Holyfield akhirnya digelar. Tyson harus menerima kekalahan keduanya. Tyson kalah TKO di ronde 11. Karena dinilai masih menjual, laga Holyfield vs Tyson jilid II digelar 231 hari kemudian. Emosi yang belum stabil membuat Tyson didiskualifikasi. Tyson tertangkap kamera menggigit telinga Holyfield. Sejumlah negara bagian di AS mengeluarkan larangan Tyson bertanding.

    Tyson sempat berubah menjadi baik setelah memutuskan memeluk agama Islam. Hanya saja kemampuannya sudah merosot. Meski beberapa duel sukses dimenangkannya, tiga kekalahan lagi diperolehnya dari Lennox Lewis tahun 2002, kalah dari Danny Williams pada 2004. Tyson kemudian kalah lagi dari Kevin McBride pada 2005 sebelum akhirnya memutuskan pensiun.

    Video: BWF Umumkan Ketentuan Baru Kualifiaksi Olimpiade Tokyo 2020




    (RIZ)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id