Kerusakan DRS Hentikan Perjuangan Sean Gelael

    Gregorius Gelino - 31 Maret 2019 16:18 WIB
    Kerusakan DRS Hentikan Perjuangan Sean Gelael
    Sean Gelael ketika berlomba di feature race F2 GP Bahrain (dok. Sean Gelael)
    Drag Reduction System tidak bekerja ketika Sean mengerem mobil yang ditungganginya sehingga ia gagal menyelesaikan feature race.

    Sakhir
    : Penampilan apik Sean Gelael sejak babak kualifikasi dengan menempati P7 hingga bagian awal Race 1, mesti berakhir karena hal di luar kendali pebalap Jagonya Ayam tersebut.

    Pada seri pembuka FIA Formula 2 2019 di Sirkuit Sakhir, Bahrain, Sean mengalami kerusakan DRS di Tikungan 1. Akibatnya, pada Feature Race hari Sabtu (30/3) itu Sean melintir ketika hendak menyusul pebalap di depannya.

    DRS (Drag Reduction System) adalah fungsi pengurang hambatan di lintasan lurus sehingga mobil bisa melaju pada kecepatan maksimal. DRS ditandai dengan terbukanya sayap belakang. Bila berfungsi normal, DRS akan membuka sayap ketika menyusul lawan dan akan tertutup otomatis begitu pebalap melakukan pengereman menjelang tikungan.

    Kejadian yang menimpa Sean adalah sayap belakangnya tidak tertutup selepas dia menyusul lawan dan mengerem menjelang masuk Tikungan 1. Bila sayap terbuka, berarti Sean tidak mendapatkan downforce yang semestinya untuk menikung dan otomatis kehilangan grip. Makanya, dia melintir dan bahkan membuat mesin mobilnya mati.

    Team Jagonya Ayam yang berada di Tikungan 1 saat insiden merekam bukti sahih kerusakan DRS tersebut. Sayap belakang masih terbuka lebar walau mobil sudah didorong ke pinggir trek, pertanda fungsi mekanis untuk membuka-tutup rusak. Mestinya sayap itu tertutup.

    Selepas insiden, Sean mengatakan kepada tim Prema Racing bahwa dia tak tahu apa-apa tentang insiden pada Lap 5 itu dan tiba-tiba melintir. 

    Kejadian ini sungguh sangat disayangkan mengingat Sean bukan hanya sedang di posisi 10 Besar, tapi juga berpeluang meraih podium. Kecepatan lombanya sangat memungkinkan untuk itu.

    "Memang sangat disayangkan, tapi saya tak bisa berbuat apa-apa. Padahal saya yakin bisa tampil bagus dan menyerang dengan ban option baru selepas pit stop. Sekarang lebih baik kita fokus untuk meraih hasil bagus pada balapan kedua besok," ujar Sean.

    Race 1 dimenangi oleh Nicholas Latifi, pembalap Kanada yang membela tim DAMS.

    Race 2 atau Sprint Race digelar Minggu (31/3) pukul 18.15 WIB dan bisa disaksikan langsung via livestreaming melalui www.sean-gelael.com.

    Hasil Race 1 F2 Bahrain
    1. Nicholas  Latifi (DAMS) 59:19.517
    2. Luca Ghiotto(UNI-Virtuosi Racing) +8.744
    3. Sergio Sette Câmara (DAMS) +14.826
    4. Anthoine Hubert (BWT Arden) +17.273
    5. Louis Delétraz (Carlin) +26.686
    6. Nyck de Vries (ART Grand Prix) +28.497
    7. Jack Aitken (Campos Racing) +31.545
    8. Mick Schumacher (PREMA Racing) +34.708
    9. Nobuharu Matsushita (Carlin) +37.395
    10. Ghuanyu Zhou (UNI-Virtuosi Racing) +41.131
    11. Ralph Boschung (Trident) +42.092
    12. Giualiano Alesi (Trident) +47.711
    13. Tatiana Calderón (BWT Arden) +55.775
    14. Callum Ilott (Sauber Junior Team by Charouz) +56.293
    15. Doriano Boccolacci (Campos Racing) +1:14.247
    16. Juan Manuel Correa (Sauber Junior Team by Charouz) +1:24.988
    17. Jordan King (MP Motorsport) +1:26.511
    18. Mahaveer Raghunathan (MP Motorsport) +1:33.150
    19. Nikita Mazepin (ART Grand Prix) +1:37.568
    20. Sean Gelael (PREMA Racing) DNF

    Video: Ajang Internasional Banyuwangi 2019

     

    (ACF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id