Moto3 Naik Daun Gara-gara Si Anak Nelayan

    Adri Prima - 29 April 2021 22:23 WIB
    Moto3 Naik Daun Gara-gara Si Anak Nelayan
    Rookie Moto3 Pedro Acosta dapat pujian Valentino Rossi. (instagram/pedro acosta)



    Aksi pembalap Rookie, Pedro Acosta membuat ajang Moto3 kini naik daun. Bahkan persaingan Moto3 lebih dinantikan penggemar balapan ketimbang kelas Moto2 yang sebenarnya satu level di atas Moto3. 

    Tidak bisa dipungkiri, kehadiran Acosta menghadirkan beragam aksi overtake yang mengagumkan sehingga jalannya balapan lebih seru untuk ditonton. 

     



    Dari tiga balapan Moto3 yang sudah berjalan, Acosta berhasil meraih dua kali kemenangan dan sekali runner up. Hebatnya lagi, di seri kedua yang berlangsung di Qatar, Acosta meraih kemenangan dengan bermodalkan start dari pit lane. 

    Lalu di seri ketiga sirkuit Portimao, Acosta juga mengunci kemenangan dengan aksi overtake di lap terakhir. 

    Bakat Acosta juga mendapat pujian langsung dari para juara MotoGP termasuk Valentino Rossi dan Marc Marquez. 

    "Balapan Moto3 sangat mengesankan, karena Acosta melakukan balapan fantastis, pengaruhnya terhadap Moto3 luar biasa karena dia berada di posisi pertama dalam kejuaraan dan telah memenangkan dua balapan," kata Rossi. 

    Pekan ini, Acosta akan kembali tampil di putaran keempat Moto3 Spanyol di Sirkuit Jerez tanggal 2 Mei 2021 akhir pekan ini. 
     

    Profil Pedro Acosta

    Pedro Acosta merupakan rider muda asal Spanyol yang lahir pada 25 Mei 2004. Di usianya yang masih 16 tahun, Acosta mampu membuat kagum banyak pembalap hebat seperti Rossi hingga Marc Marquez. 

    Uniknya, Acosta lahir bukan dari keluarga pembalap. Ayahnya seorang nelayan sedangkan ibunya hanya seorang ibu rumah tangga. Acosta mulai mengenal roda dua saat berusia 5 tahun ketika ayahnya membelikan motor motocross. 

    Sang Ayah melihat kecintaan Acosta terhadap motor hingga akhirnya Acosta diikutsertakan pada berbagai kompetisi balap motor. Pada 2013, dia menjuarai Minibikes MiniAlevinB. Dua tahun berselang, Acosta memenangi Cuna de Campeones kelas MiniGP 110. 

    Musim 2016, pembalap yang mengidolai Kevin Schwantz dan Casey Stoner itu menempati peringkat kedua di Campeonato de Espana de MiniVelocidad kelas MaxxiGP 220, serta peringkat ketiga Campeonato de Espana de Velocidad kategori Moto4.
     
    Lalu, pada 2017, Acosta menjadi kampiun Campeonato de Espana de Velocidad kelas PreMoto3. Sedangkan debutnya di ajang internasional diawali di CEV Moto3 Junior World Championship musim 2018. Di tahun berikutnya (2019) Acosta bertengger di peringkat kedua klasemen akhir Red Bull MotoGP Rookies Cup 2019. 
     
    Sebelum resmi dipinang Red Bull KTM Ajo pada akhir November lalu, Acosta sebenarnya telah menjadi pembicaraan hangat di Spanyol, menyusul kesuksesan menggapai gelar juara Red Bull MotoGP Rookies Cup 2020. Tetapi memang saat itu, namanya masih asing di telinga pencinta balap motor Grand Prix. 
     
    Puncaknya sejak debut Moto3 di Sirkuit Qatar, kini Acosta mulai dilirik. Ia pun digadang bakal menjadi calon juara dunia MotoGP dalam beberapa tahun mendatang.

    (ACF)
    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id