Bos Yamaha Ungkap Faktor Penurunan Rossi

    Muhammad Al Hasan - 27 Juli 2019 12:09 WIB
    Bos Yamaha Ungkap Faktor Penurunan Rossi
    Pembalap Monster Yamaha, Valentino Rossi (AFP/Tobias Schwarz)
    Jakarta: Pengakuan mengejutkan dilontarkan Direktur Motorsport Yamaha untuk MotoGP, Lin Jarvis. Setelah beberapa waktu lalu ia mengritik performa buruk Valentino Rossi, kini Jarvis mengatakan bahwa penurunan performa Yamaha dikarenakan buruknya kondisi motor.

    "Jujur saja, kalau motor kita lebih kuat, Valentino bisa memenangkan beberapa balapan," kata Lin Jarvis dikutip Speedweek.

    The Doctor disebutnya sudah di ambang karir. Hal ini berdasarkan performanya yang tak kunjung membaik selama musim 2019. 

    Rossi terjatuh di tiga balapan, yakni Mugello, Catalunya dan, Assen dan memaksanya tidak finis. Ia pun belum pernah sekali pun mencicipi rasanya berdiri di podium satu, padahal balapan sudah jalan sembilan dari 19 seri. 

    Selain itu, ia tertinggal 105 poin dari pimpinan klasemen sementara pembalap Honda Repsol Marc Marquez. Bahkan rekan setimnya, Maverick Vinales berhasil mengunggulinya, termasuk dalam capaian podium.


    Baca juga: Modal Utama Marquez Tampil Konsisten Musim Ini


    Namun semua ucapan itu ditariknya kembali. Ia bilang kecelakaan yang menimpa Rossi adalah kombinasi dari kondisi motor, musibah dan ketidakberuntungan.

    "Mugello adalah bencana. Valentino tidak lolos ke Q2 karena kesalahan kecil. Dia kemudian berada di posisi 18, bertabrakan dengan Joan Mir, jatuh kembali tanpa harapan dan kemudian jatuh dalam pemulihan, karena dia ingin menyimpan beberapa poin. Itu adalah bencana total," kata dia

    "Tetapi pada balapan berikutnya Valentino bangkit lagi, kami terlihat cukup kuat di Catalunya pada hari Minggu. Valentino yakin bahwa ia dapat terus berada di grup utama dan berjuang untuk posisi podium. Perjuangan untuk meraih kemenangan masih memungkinkan, tetapi kemudian dia kehilangan keberuntungannya," beber Jarvis.

    Terkait kritik tajamnya kepada sang legenda, Jarvis mengakui dirinya terbawa emosi. Ia kesal atas tiga kecelakaan yang menimpa Rossi.

    "Jujur, aku tidak berpikir Valentino mempertimbangkan untuk berhenti. Semua karena aku berlebihan," ungkap Jarvis.

    "Dapatkah seseorang mengatakan bahwa dia seharusnya tidak berada di sini? Tidak, sama sekali tidak. Tentu, ketiga tabrakan itu menyebalkan. Dan itu tentang tiga cerita yang berbeda," tukas dia.

    Video: Ozil dan Kolasinac Selamat dari Perampok Berpisau di London

     



    (GRG)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id