Peresmian Stadion Lukas Enembe Ditandai dengan Laga Uji Coba Persipura

    Kautsar Halim - 06 Oktober 2020 19:46 WIB
    Peresmian Stadion Lukas Enembe Ditandai dengan Laga Uji Coba Persipura
    Pemain Persipura berselebrasi usai menjebol gawang PSIS Semarang pada pertandingan pekan pertama Shopee Liga 1 2020. (ANTARA FOTO/Adwit B Pramono)
    Jakarta: Laga uji coba antara Persipura Jayapura dan tim sepak bola PON Papua akan menandai peresmian Stadion Papua Bangkit yang berubah nama menjadi Stadion Lukas Enembe pada 20 Oktober mendatang.

    Plt Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Papua Alex Kapisa mengatakan, laga uji coba itu juga dilakukan untuk menandai peresmian sejumlah venue yang bakal digunakan dalam ajang PON yang jadwalnya digeser menjadi 2-13 Oktober 2021.

    Selain tim sepak bola putra, laga uji coba di Stadion Papua Bangkit juga akan dilakukan oleh tim sepak bola PON Papua Putri vs Persitoli Tolikara Putri.  Terkait rencana dua agenda uji coba itu, Alex mengatakan akan berkoordinasi dengan PB PON terlebih dulu untuk menentukan waktu pertandingan.

    “Ini permintaan bapak Gubernur untuk diadakan laga uji coba sepak bola PON putra dan putri,” kata Alex dikutip dalam laman resmi PON, Selasa (6/10/2020).

    Selain tanda peresmian, laga tersebut juga digelar untuk menjajal kelayakan stadion yang bakal digunakan selama PON, termasuk kualitas pencahayaan, rumput, tata suara dan papan skor yang semuanya didatangkan dari luar negeri.

    “Untuk peralatan sendiri dari segi lampu kita gunakan teknologi DMX yang didatangkan dari Philips Eropa dan bisa diintegrasikan mengikuti beat musik. Kemudian, scoring board perimeter juga didatangkan Eropa dan rumputnya berstandar FIFA,” papar Alex.

    “Sound system juga didatangkan dari Jepang dan secara keseluruhan teknologi yang berada disini sudah sangat modern," tambahnya.

    Sementara itu terkait peresmian sejumlah arena PON, Sekretaris Umum PB PON Papua Elia Loupatty mengatakan seremoninya akan dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat. Seluruh peserta yang hadir, tegasnya, harus memiliki surat keterangan bebas covid-19 karena jumlah kasus positif di Kota dan Kabupaten Jayapura masih tinggi.

    “Pihak keamanan dan Satgas COVID-19 pasti akan jaga secara ketat. Peserta yang masuk harus rapid (test). Saya pikir itu hal yang baik untuk kesehatan kita bersama,” ujar Elia. (ANT)




    (KAH)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id