comscore

Jakmania Desak Persija Lakukan Evaluasi Usai Gagal Capai Target

Alfa Mandalika - 09 Maret 2022 17:04 WIB
Jakmania Desak Persija Lakukan Evaluasi Usai Gagal Capai Target
Skuat Persija. (Foto: Antara/Fikri Yusuf)
Jakarta: Ketua Umum The Jakmania Diky Budi Ramadhan mengatakan bahwa Persija harus melakukan evaluasi total. Hal itu tak lepas dari target yang tak tercapai yakni menuntaskan BRI Liga 1 Indonesia 2021 -- 2022 minimal di posisi tiga besar.

"Semoga Persija bergerak cepat untuk mengevaluasi tim. Persija harus tetap berada di level tertinggi kompetisi sepak bola Indonesia," ujar Diky usai acara Diskusi "Turun Minum" yang digelar PSSI Pers di Jakarta, Selasa (8/3) malam.
Diky Soemarno melanjutkan, The Jakmania menilai bahwa permasalahan Persija muncul dari dalam dan luar lapangan.

Dari dalam, kelompok suporter "Macan Kemayoran" yang berdiri sejak 19 Desember 1997 itu melihat ada proses yang salah sehingga hasil pertandingan kerap tidak sesuai keinginan meski secara kemampuan individu pemain Persija tidak kalah dari tim-tim lawan.

Persoalan selanjutnya, Persija memiliki pemain dengan usia yang jaraknya cukup jauh. Diky menyebut ini seperti "om" dan "keponakan". Inilah yang disebutnya menjadi sebab komunikasi tidak berjalan maksimal.

Kemudian, terkait faktor dari luar lapangan, Diky merasa ada faktor keputusan maupun kebijakan manajemen yang kurang pas.

"Ada proses yang tidak terbentuk di luar lapangan sehingga terpengaruh ke permainan," tutur dia.

Oleh karena itu, The Jakmania meminta pertanggungjawaban baik dari manajemen, termasuk manajer Persija Bambang Pamungkas, maupun jajaran kepelatihan.

"Ketika gagal mewujudkan target, maka mesti ada pertanggungjawaban. Salah satu caranya adalah dengan merombak tim mulai musim depan. Kami ingin target musim depan harus juara," kata Diky.

Setelah dikalahkan Bali United dengan skor 2-1 pada Minggu (6/3) di Bali, peluang Persija untuk menduduki peringkat tiga besar lenyap.

Saat ini, skuat "Macan Kemayoran" memiliki 38 poin dari 28 pertandingan dan berada di posisi ketujuh klasemen sementara.

Artinya, andai Persija mampu menundukkan enam lawan pamungkasnya di Liga 1 Indonesia musim ini, total poin yang mereka raih hanya 56.

Jumlah tersebut tidak bisa melampaui poin tim peringkat ketiga saat ini, Arema FC yang, sampai pekan ke-29, mempunyai 58 poin. Jumlah poin serupa juga dimiliki oleh Bhayangkara FC di peringkat keempat.

Sementara itu, bergulirnya BRI Liga 1 juga memberikan dampak positif pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Produksi jersey dan merchandise klub yang meningkat menjadi angin segar bagi UMKM di bidang tekstil, sablon, dan industri terkait. Tak hanya itu, berjalannya liga juga turut meningkatkan perekonomian sektor yang terkait dengan sepak bola, semisal hak siar, perhotelan, dan jasa boga (katering).

(ASM)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id