Dirut LIB Janji Bakal Tunaikan Kewajiban ke Klub Liga 1 dan 2

    rizkiyanuardi - 14 Oktober 2020 22:18 WIB
    Dirut LIB Janji Bakal Tunaikan Kewajiban ke Klub Liga 1 dan 2
    Ilustrasi Istimewa
    Jakarta: Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita mengatakan, beberapa kewajiban selaku operator terhadap klub-klub Liga 1 dan 2 bakal ditunaikannya saat jadwal liga sudah pasti.

    Ketika dihubungi Antara dari Jakarta, Rabu 14 Oktober, Akhmad Hadian menyebut kewajiban itu termasuk subsidi dan pelaksanaan protokol kesehatan seperti tes usap (swab test) Covid-19.

    "Nanti akan diswab lagi setelah ada tanggal pertandingan. Untuk subsidi kami sudah memberikannya pada bulan September, tetapi sekarang belum dicairkan lagi karena belum ada jadwal kompetisi," ujar dia.

    Oleh karena itu, sampai ada jadwal Liga 1 dan Liga 2, operasional tim masih menjadi tanggung jawab klub masing-masing.

    LIB, Akhmad Hadian melanjutkan, saat ini fokus untuk menyiapkan pelaksanaan liga yang diproyeksikan oleh PSSI berlangsung mulai tanggal 1 November, 1 Desember atau 1 Januari 2021.
     
    "Kami diperintahkan oleh PSSI untuk merumuskan berbagai kemungkinan. Kalau liga dimulai November bagaimana, Desember bagaimana," kata dia menambahkan.

    Pada akhir September, PSSI menunda penyelenggaraan lanjutan Liga 1 dan Liga 2 musim 2020 lantaran tidak mendapatkan izin keramaian dari Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dengan alasan masih tingginya kasus positif Covid-19.

    Lanjutan Liga 1 musim 2020 awalnya dijadwalkan berlangsung 1 Oktober 2020 hingga 28 Februari 2021, sementara Liga 2 Indonesia 2020 sebelumnya direncanakan bergulir 17 Oktober sampai 5 Desember.

    Menanggapi itu, dalam rapat dengan PSSI dan LIB di Yogyakarta, Selasa kemarin, seluruh klub peserta Liga 1 dan Liga 2 musim 2020 sepakat untuk memulai kembali kompetisi pada 1 November.

    Meski demikian, dalam pernyataan resminya pada Rabu (14/10), PSSI menegaskan bahwa kompetisi sepak bola nasional baik itu Liga 1 maupun Liga 2 belum pasti digelar pada November meski semua klub menyepakati demikian karena semuanya bergantung pada keputusan pemerintah, dalam hal ini Polri.

    PSSI sendiri menyiapkan tiga rencana jadwal dimulainya kompetisi. Andai izin tidak keluar pada November, maka liga diupayakan berlangsung mulai 1 Desember. Jika masih tidak diperkenankan, karena Desember 2020 bertepatan dengan Pilkada serentak, maka liga diproyeksikan bergulir 1 Januari 2021.(ANT)

    Video:Tubuh Fit Tak Cukup Tangkal COVID-19, Deretan Atlet Terinfeksi COVID-19


    (RIZ)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id