Liga 1 Mandek, Manajer Borneo FC Kritik Presiden Jokowi dan Menpora

    Kautsar Halim - 11 Januari 2021 18:57 WIB
    Liga 1 Mandek, Manajer Borneo FC Kritik Presiden Jokowi dan Menpora
    Ilustrasi by Medcom.id
    Jakarta: Manajer Borneo FC, Farid Abubakar, berharap pemerintah bisa membantu perizinan kelanjutan Liga 1 Indonesia yang nasibnya belum jelas hingga kini. Pemerintah yang dia maksud adalah Presiden Joko Widodo dan Menpora Zainudi Amali.

    Dalam laman resmi klubnya, Senin 11 Januari, Farid menekankan bahwa pemerintah wajib membantu karena telah terbit Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional.

    "Waktu pelantikan Menpora yang baru kala itu, Pak Jokowi bicara, ‘Sepakbolanya, Pak’. Presiden meminta tolong kepada Menteri Olahraga untuk diperbaiki sepak bola kita, bukannya malah diberhentikan sepak bola kita," kritik Farid.

    "Persoalan izin, saya harap Menpora dan mungkin Pak Presiden kita juga bisa langsung meminta kepada pihak kepolisian agar memberikan izin pertandingan," tambahnya.

    Farid mengaku heran mengapa kompetisi sepak bola sangat sulit mengantongi perizinan, sedangkan kegiatan-kegiatan lain yang juga melibatkan orang banyak malah diperbolehkan.

    Padahal, kata dia, seluruh klub sudah sepakat  menerapkan protokol kesehatan yang ketat demi berlangsungnya liga di tengah pandemi covid-19.

    Menurut Farid, kelangsungan sepak bola tidak hanya berdampak kepada satu pihak saja, tetapi berpengaruh juga kepada masyarakat lain yang juga menggantungkan hidup dari olahraga paling populer se-Indonesia itu.

    "Ada apa sebenarnya dengan sepak bola kita? Kenapa sampai saat ini sepak bola kita masih belum bisa bergulir karena corona? Terus dengan acara kumpul-kumpul lainnya, kok aman-aman aja." kata dia.

    "Sepak bola kita siap mengikuti protokol yang ada dan bahkan siap digulir tanpa penonton. Tapi ada apa sebenarnya ini dengan perizinan negara kita?," tambahnya menutup.

    Liga 1 Indonesia belum bisa dilanjutkan karena tidak mendapat izin dari kepolisian. Sedangkan alasan utama polisi tidak memberikan izin dikarenakan masih masifnya penularan covid-19 di Indonesia. (ANT)




    (KAH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id