Ketua Asosiasi Pelatih Indonesia Kecewakan Sikap Shin Tae-yong

    Rendy Renuki H - 24 Juni 2020 21:13 WIB
    Ketua Asosiasi Pelatih Indonesia Kecewakan Sikap Shin Tae-yong
    Manajer pelatih TImnas Indonesia Shin Tae-yong (Medcom.id/Rendy Renuki H)
    Jakarta: Ketua Asosiasi Pelatih Sepak Bola Seluruh Indonesia (APPSI) Yeyen Tumena turut mengomentari polemik Shin Tae-yong dengan PSSI. Ia mengecewakan sikap manajer pelatih Timnas Indonesia tersebut yang mengumbar polemik ke media di Korea Selatan.

    Sikap yang diambil Shin Tae-yong menurutnya tidak tepat. Yeyen menilai Shin Tae-yong seharusnya menghormati hubungan dengan federasi, karena telah terikat kontrak.

    Sehingga jika ada masalah lebih baik diselesaikan di internal federasi saja. Bukan malah membeberkan ke luar, terlebih lewat media massa.

    "Menurut saya, Shin Tae Yong silakan bekerja sesuai kontraknya dengan PSSI. Sebagai pelatih timnas, tentu dia harus berkoordinasi dengan Dirtek (Direktur Teknik) terkait program kerjanya," kata Yeyen lewat pernyataan resmi, Rabu 24 Juni. 

    "Di mana-mana juga begitu. Entah itu programnya disetujui atau tidak lain cerita, silakan dibahas di internal, jangan lewat media massa," sambung eks asisten pelatih Timnas tersebut.

    Shin Tae-yong diketahui memiliki hubungan kurang harmonis dengan Indra Sjafri. Pelatih 51 tahun itu tak terima dengan sikap Indra Sjafri saat menjadi asisten pelatih Timnas U-19.

    Friksi bermula usai Timnas U-19 menggelar pemusatan latihan di Chiangmai, Thailand. Keputusan Indra Sjafri yang pulang terlebih dahulu di Bandara Soekarno-Hatta tak diterima dengan baik Shin Tae-yong.

    Usai kejadian itu Indra Sjafri dicoret dari posisinya sebagai asisten pelatih. Namun tak lama PSSI mengangkat Indra Sjafri menjadi Direktur Teknik, yang keputusannya dikomentari Shin Tae-yong.

    "Ketika PSSI atau negara manapun menunjuk pelatih asing, pastilah ada pemikiran transfer ilmu kepada pelatih lokal. Makanya selalu diselipkan pelatih lokal yang potensial untuk bisa belajar, dan hal itu sah saja," ujar Yeyen. 

    "Jangan sampai begitu selesai kontrak sang pelatih asing, tidak ada jejaknya untuk dipakai membangun sepak bola nasional, pelatih lokal ini kan tujuannya jangka panjang," pungkasnya.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id