Sanksi FIFA Menanti Peserta Liga Super Eropa

    Kautsar Halim - 21 Januari 2021 22:34 WIB
    Sanksi FIFA Menanti Peserta Liga Super Eropa
    Logo FIFA. (OZAN KOSE / AFP)
    Jakarta: FIFA dan enam konfederasi sepak bola dunia, termasuk UEFA kembali menegaskan untuk tidak mengakui ajang Liga Super Eropa (European Super League). Dan kini, mereka pun menyatakan siap memberi sanksi kepada klub dan pemain yang terlibat ajang tersebut.

    Sebelumnya, rumor penyelenggaraan Liga Super Eropa kembali ramai karena Barcelona telah menerima proposal untuk bergabung di ajang tersebut. Informasi itu bahkan berasal Joseph Maria Bartomeu yang merupakan mantan presidennya sendiri.

    FIFA beranggapan, Liga Super Eropa bisa mengancam keberlangsungan Liga Champions yang menjadi kompetisi kasta tertinggi klub-klub di Eropa hingga saat ini. Atas dasar itulah mereka siap memberi sanksi kepada semua peserta yang terlibat Liga Super Eropa.

    "FIFA dan enam konfederasi (AFC, CAF, Concacaf, Conmebol, OFC and UEFA) sekali lagi menekankan bahwa kompetisi semacam itu (Liga Super Eropa tidak akan diakui FIFA maupun konfederasi negara masing-masing," tulis pernyataan FIFA seperti dilansir BBC, Kamis (21/1/2021).    

    "Jadi, setiap klub atau pemain yang terlibat kompetisi itu tidak akan diizinkan untuk berpartisipasi dalam kompetisi FIFA dan konfederasi masing-masing," tambah pernyataan itu.

    FIFA pun menegaskan bahwa Piala Dunia Antarklub merupakan satu-satunya kompetisi klub dari benua berbeda yang sah. Mereka bahkan berencana mengembangkan kompetisi tersebut dengan melibatkan 24 tim dari enam konfederasi.


    (KAH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id