FIFA Bakal Tes Teknologi Offside Semiotomatis di Piala Arab

    Kautsar Halim - 30 November 2021 18:08 WIB
    FIFA Bakal Tes Teknologi Offside Semiotomatis di Piala Arab
    Pierluigi Collina. (FRANCK FIFE / AFP)



    Jakarta: Badan sepak bola dunia FIFA akan menguji teknologi offside semiotomatis di Piala Arab 2021 yang bakal menjalani kick-off di Qatar pada Selasa 30 November waktu setempat. Menurut Kepala Komite Wasit FIFA Pierluigi Collina, kompetisi itu bakal menjadi uji coba terpenting dalam sebuah pertandingan.

    Aturan offside menjadi kontroversial sejak VAR diperkenalkan karena meningkatkan kekhawatiran atas waktu yang dibutuhkan dan ketepatan penilaian offside. Tapi, kata Collina, teknologi tetap sangat penting dalam persiapan prapertandingan maupun proses pengambilan keputusan di sepanjang laga.

     



    "Dalam insiden offside, keputusan dibuat bukan hanya berdasarkan posisi pemain, tetapi juga keterlibatan mereka dalam pergerakan," papar Collina.

    "Teknologi saat ini atau nanti bisa menarik garis, tetapi penilaian yang mempengaruhi pertandingan atau lawan tetap berada di tangan wasit," tambahnya.

    Seperti dilansir Reuters, Direktur Teknologi dan Inovasi Sepak Bola FIFA Johannes Holzmueller menjelaskan bahwa teknologi offside semiotomatis merupakan pelacakan anggota badan pemain di lapangan dengan kamera. Nantinya, informasi tersebut bakal diberikan kepada
    Video Assistant Referee (VAR), sebelum ditujukan kepada ofisial wasit di lapangan yang mengambil keputusan terakhir.

    "Kami akan memasang kamera di bawah atap setiap stadion. Jadi, data pelacakan anggota badan yang diekstraksi dari video itu akan dikirimkan ke ruang operasi dan penghitungan garis offside serta titik tendangan yang terdeteksi disampaikan kepada operator tayang ulang hampir secara seketika," kata Holzmueller.

    "Operator tayang ulang kemudian diberi kesempatan untuk segera menunjukkannya kepada VAR. Dalam Piala Arab FIFA, asisten VAR yang dikhususkan untuk stasiun offside dapat segera memvalidasi dan mengonfirmasi informasi itu," tambahnya.

    Sementara itu, Kepala Pengembangan Sepak Bola Global FIFA Arsene Wenger mengatakan pada April silam bahwa pihaknya harus sudah siap menerapkan teknologi tersebut pada Piala Dunia 2022 Qatar.

    Tapi pada Maret, mantan striker Belanda Marco van Basten meminta anggota parlemen sepak bola mempertimbangkan untuk menghapus aturan offside karena dia menganggap sepak bola bakal menjadi lebih baik tanpa itu. (ANT)

    (KAH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id