Legend! Batigol, Bomber Mematikan yang Patungnya Dirobohkan di Kota Florence

    Alfa Mandalika - 03 April 2021 23:20 WIB
    Legend! Batigol, Bomber Mematikan yang Patungnya Dirobohkan di Kota Florence
    Gabriel Batistuta. (Foto: AFP/Adrian Dennis)



    Jakarta: Jika Anda penikmat sepak bola sejak era 1990, pasti tidak asing dengan nama bomber Gabriel Omar Batistuta. Batigol, julukan Batistuta memang membetot perhatian khalayak saat itu.

    Kekuatannya saat melepaskan bola di kotak penalti lawan seakan menjadi jaminan mutu. Selama berkarier, Batigol disebut-sebut sebagai salah satu penyerang hebat sepanjang masa.






    Memulai karier di Argentina pada 1988 bersama Newell's Old Boys, Batigol terus mengasah kemampuannya. Hingga akhirnya takdir membawa dirinya ke Fiorentina pada 1991. Di sana, nama Batigol sangat besar. Nama Batigol dipuja publik Florence lantaran sangat setia dengan La Viola.

    Ujian pertama Batigol ialah, setelah Fiorentina degradasi pada 1993, dia memilih bertahan dan membantu Fiorentina promosi kembali ke pentas Serie A. Tidak ayal, fan langsung membangun patung perunggu seukuran dirinya pada 1996. Meski sudah memenangkan Coppa Italia dan Supecoppa Italia, Batigol tidak pernah memenangkan scudetto.

    Lantaran hal tersebut, Batigol memutuskan hijrah ke AS Roma. Di sana, dia berhasil memenangkan scudetto pada 2000 --2001. Gara-gara keputusan pindah ke Roma, publik Florence langsung kecewa. Tak ayal, patung Batistuta pun akhirnya dirobohkan.

    Setelah dari Roma, dia sempat menjalani musim sebagai pemain pinjaman di Inter Milan pada 2003. Lalu, dia memainkan musim terakhir di Qatar bersama Al-Arabi sebelum ia memutuskan pensiun pada 2005.

    Di level internasional, Batistuta adalah pencetak gol terbanyak sepanjang masa Argentina dengan 53 gol dalam 77 pertandingan resmi. Dia memegang rekor tersebut sampai 21 Juni 2016. Rekor pencetak gol terbanyak Batigol sukses dilewati Lionel Messi. Namun, catatan menarik lainnya, Batistuta adalah satu-satunya pemain dalam sejarah sepak bola yang mencetak dua hattrick di Piala Dunia yang berbeda. 
    Legend! Batigol, Bomber Mematikan yang Patungnya Dirobohkan di Kota Florence
    Gabriel Batistuta. (Foto: AFP/Daniel Garcia)

    Kehidupan di luar lapangan

    Batistuta lahir pada 1 Februari 1969 di provinsi Santa Fe, Argentina. Dia memiliki tiga adik perempuan bernama Elsa, Alejandra, dan Gabriela. Beranjak dewasa, Batistuta bertemu dengan wanita yang kini menjadi istrinya, Irina Fernandez.

    Batistuta dan Irina akhirnya memutuskan pindah ke Florence, Italia pada 1991. Setahun berselang, putra pertama yang mereka beri nama Thiago. Jelang pensiun, Batistuta sempat mengalami kesulitan berjalan lantaran mengalami gangguan di pergelangan kakinya. Kini, Batistuta tidak berkecimpung di dunia sepak bola, dia banyak menghabiskan waktunya bermain polo dan golf.

    Berbicara dalam sebuah wawancara televisi di Argentina pada 2014, Batistuta mengaku rasa sakit yang ia derita di pergelangan kaki sangat menyakitkan. "Saya buang air kecil di tempat tidur, padahal toilet hanya beberapa langkah lagi. Saya tidak bisa bergerak".

     

    Pencapaian prestasi

    Berkarier sejak 1988, Batistuta meraih berbagai prestasi. Selain Coppa Italia dan Supercoppa Italia, Batistuta juga pernah meraih gelar scudetto saat berseragam AS Roma.

    Sedangkan di level internasional, Batistuta mempersembahkan gelar Copa America, FIFA Konfederasi, dan Artemio Franchi Trophy. Sementara di penghargaan individu, Batistuta sukses jadi top skorer Copa America pada 1991 dan 1995. Batigol juga sempat terpilih sebagai FIFA World Player of the Yea meraih Bronze Award. (Berbagai sumber)

    (ASM)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id