Indra Sjafri: Shin Tae-yong Pembohong & Banyak Alasan

    Rendy Renuki H - 21 Juni 2020 08:05 WIB
    Indra Sjafri: Shin Tae-yong Pembohong & Banyak Alasan
    Manajer pelatih TImnas Indonesia Shin Tae-yong (Medcom.id/Rendy Renuki H)
    Jakarta: Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri menyerang balik pernyataan Shin Tae-yong di media Korea. Ia menyebut Shin Tae-yong pembohong dan banyak alasan.

    Pernyataan Shin kepada media di Korea menurutnya hanya untuk menutupi aibnya sendiri. Ia melihat perilaku Shin banyak berbicara ke media Korea, menunjukkan ia sudah tidak percaya diri dengan janjinya sendiri. 

    Termasuk menjamin Indonesia juara Piala AFF 2020, seperti janjinya saat presentasi menjadi kandidat pelatih Timnas. Apalagi hingga kini pelatih 51 tahun itu belum kembali ke Jakarta untuk segera menyusun program latihan Timnas Indonesia.

    "Sementara kandidat lain, Luis Milla, tidak bisa menjamin hal itu. Pembohong namanya kalau ada seorang pelatih bisa menjamin juara dalam sepak bola," kata Indra Sjafri di situs PSSI, Sabtu 20 Juni.

    "Dia ini sebenarnya banyak alasan saja, karena tak yakin bisa memenuhi target berat yang dibebankan federasi. PSSI ingin Timnas senior juara Piala AFF 2020, memperbaiki peringkat FIFA, serta Timnas U-19 berprestasi di Piala Dunia U-20 2021," sambungnya.

    Indra juga menyoroti beberapa perilaku Shin yang kurang etis. Menuruntya, mantan pelatih Timnas Korsel itu seperti menganggap remeh PSSI.

    Pekan lalu misalnya, berlangsung rapat virtual membahas Timnas yang juga diikuti oleh Ketua Umum PSSI. Indra memaparkan PSSI tadinya menghormati Shin, tapi kelamaan ia kerap bersikap seenaknya sendiri.

    “Dalam rapat yang dibuka oleh Ketua Umum PSSI, Shin tampak seenaknya rapat sembari mengemudikan mobil, menggunakan ponsel kencil. Sementara para pengurus PSSI mengikuti rapat dengan serius di tempat duduk masing-masing," jelasnya.

    Pekan ini pun sebenarnya terjadwal kembali rapat virtual dengan Shin, tapi mendadak Shin Tae-yong membatalkan agenda itu.

    "Alasannya dia ada janji melihat resort. Ini menunjukkan ketidakprofesionalan dia. Apalagi dia tetap kita gaji sangat besar loh, meski selama masa Covid-19 dipotong 50 persen. Ini kok diajak rapat susah sekali," tambahnya.

    Terkait pemotongan gaji di masa pandemi, Indra menjelaskan hal itu dilakukan atas dasar kesepakatan bersama.

    Selain gaji yang sangat besar untuk Shin Tae-yong dan para asisten serta penerjemahnya, PSSI melengkapi tim pelatih asing dengan fasilitas apartemen dan mobil mewah.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id