Lebih Banyak dari Indonesia, Ini Deretan Pemain Thailand yang Berkarier di J-League

    Rendy Renuki H - 08 April 2021 14:10 WIB
    Lebih Banyak dari Indonesia, Ini Deretan Pemain Thailand yang Berkarier di J-League
    Pemain Thailand yang berkarier di Liga Jepang, Teerasil Dangda (J-League)



    Jakarta: Liga Jepang kerap melirik talenta pesepak bola dari Asia Tenggara. Tak heran jika para pemain ASEAN sempat mencicipi karier di sana.

    Sejumlah pemain Indonesia pun pernah bermain di Liga Jepang. Ricky Yakobi menjadi pemain Indonesia pertama yang berkarier di Jepang bersama Ventforet Kofu.






    Setelahnya, Irfan Bachdim dan Stefano Lilipaly mencatatkan sejarah juga bermain di J-League. Bachdim bermain untuk Ventforet Kofu, sedangkan Lilipaly memperkuat Consadole Sapporo.

    Namun, sejarah pemain Asia Tenggara yang paling banyak bermain di Liga Jepang masih dipegang Thailand. Total, tercatat ada 18 pemain Thailand yang pernah berkarier di sana.

    Usai Liga Jepang berganti era menjadi  J-League, Thailand juga masih konsisten mengirimkan talentanya. Bahkan ada pemain mereka yang masih aktif berkarier hingga kini.

    Berikut di antaranya:


    1. Chanathip Songkrasin (Hokkaaido Consadole Sapporo, 2017 - sekarang)

    Chanathip Songkrasin bergabung ke Hokkaido Consadole Sapporo mulai musim panas 2017, dalam kontrak pinjaman selama satu setengah musim dari Muangthong United.

    Chanathip menjalani debutnya di J1 League pada laga melawan Urawa Red Diamonds, 29 Juli 2017, menjadikannya pemain Thailand pertama yang bermain di kasta teratas Liga Jepang sejak era J.League dimulai pada 1993.

    Pada musim 2018, ia membawa Consadole membuat rekor klub dengan finis di posisi keempat klasemen J1 League serta dipilih oleh rekan-rekan setimnya jadi pemain terbaik klub musim itu. Selain itu, ia juga masuk dalam susunan Pemain Terbaik J1 League musim tersebut.

    Penampilan apik ini membuatnya dikontrak secara permanen mulai musim 2019 dan bertahan hingga saat ini. Total, Chanathip bermain 96 kali di J1 League dengan catatan 14 gol dan 15 assist.

    Pemain berjuluk Messi dari Thailand ini seperti memiliki daya magis tersendiri, memberikan nyawa permainan di lini depan Consadole, biasanya berada di belakang penyerang, bertugas membuka ruang, serta jadi momok bagi pertahanan lawan saat melakukan tusukan.

    2. Theerathon Bunmathan (Vissel Kobe, Yokohama F. Marinos, 2018 - sekarang)

    Sama seperti Chanathip, Theerathon memulai pertualangan di J1 League sebagai pemain pinjaman dari Muangthong United.

    Pada tahun 2018 ia dipinjam oleh Vissel Kobe, membuatnya bisa bermain bersama bintang-bintang dunia seperti Lukas Podolski dan Andres Iniesta. Ia bermain total 37 kali di semua ajang musim itu.

    Musim berikutnya, giliran Yokohama F. Marinos yang meminjam bek kiri timnas Thailand. Tak seperti di Vissel Kobe, peminjaman di Marinos berbuah kontrak permanen pada akhir musim 2019.

    Hal ini usai ia bermain 25 kali di J1 League musim itu dan mengantarkan Marinos jadi juara, sebuah prestasi luar biasa menjadi pemain Asia Tenggara pertama yang meraih gelar juara kompetisi kasta teratas Liga Jepang.

    Total, kini ia sudah bermain 82 kali di Meiji Yasuda J1 League, 67 di antaranya untuk Yokohama F. Marinos, tim yang masih ia bela sampai musim ini.

    3. Teerasil Dangda (Sanfrecce Hiroshima, Shimizu S-Pulse, 2018 dan 2020)

    Tak seperti Chanathip dan Theerathon, perjalanan Teerasil Dangda di Liga Jepang tak bisa dibilang mulus. Ia kali pertama menjejakkan kaki di J1 League bersama Sanfrecce Hiroshima musim 2018.

    Musim itu ia bermain 32 kali dan mencetak enam gol. Pada akhir musim ia kembali ke Muangthong United di Liga Thailand meski sebenarnya Sanfrecce Hiroshima ingin melanjutkan kerja sama.

    Semusim di Thailand, Teerasil kembali ke J1 League pada musim 2020 bersama Shimizu S-Pulse. Ia bermain 24 kali dan mencetak tiga gol musim itu. Hanya semusim, Teerasil kemudian kembali lagi ke Thailand.

    Total, Teerasil Dangda tampil 56 kali dengan catatan sembilan gol dan empat assist.

    4. Thitipan Puangchan (Oita Trinita, 2019)

    Gelandang timnas Thailand, Thitipan Puangchan, sempat satu musim berlaga di Meiji Yasuda J1 League saat dipinjam Oita Trinita dari BG Pathum United pada 2019 lalu.

    Total, musim itu ia bermain 20 kali di Liga Jepang, 12 di antaranya sebagai starter. Sayang, itu satu-satunya musim ia di J.League, pada akhir musim ia kembali ke klub asalnya di Thailand.

    5. Kawin Thamsatchanan (Hokkaido Consadole Sapporo, 2020)

    Nasib paling kurang beruntung mungkin terjadi kepada Kawin Thamsatchanan yang dipinjam Hokkaido Consadole Sapporo dari klub Belgia, OH Leuven, pada musim 2020 lalu.

    Sepanjang musim, Kawin kalah bersaing dengan kiper utama Consadole, Takanori Sugeno. Kawin hanya bermain dua kali di J.League Cup dan kemudian kembali ke OH Leuven pada akhir musim.

    (ACF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id