comscore

Setelah 18 Tahun, Barcelona Gagal ke 16 Besar Liga Champions

rizkiyanuardi - 09 Desember 2021 06:14 WIB
Setelah 18 Tahun, Barcelona Gagal ke 16 Besar Liga Champions
Xavi Hernandez: Foto: AFP/CHRISTOF STACHE (STR)
Munich: Barcelona tersingkir dari Liga Champions ketika mereka menderita kekalahan 3-0 dari tuan rumah Bayern Muenchen di matchday ke-6 Grup E, sekaligus menghentikan kiprah raksasa Spanyol itu mencapai babak 16 besar untuk pertama kalinya dalam 18 tahun.

Gol Thomas Mueller dan Leroy Sane memberi Bayern keunggulan 2-0 di babak pertama di tengah turunnya salju di Allianz Arena, yang sepi penonton karena tingginya jumlah kasus Covid-19 di Jerman.

 



Remaja Jamal Musala meraih gol ketiga Bayern di babak kedua untuk menutup mimpi Barcelona.

Bayern, yang juga mengalahkan Barca tiga gol tanpa balas di Camp Nou, September lalu, sudah lolos ke babak sistem gugur sebagai juara Grup E.

Mereka bergabung dengan Liverpool dan Ajax dengan enam kemenangan sempurna dari enam pertandingan di babak penyisihan grup.

Untuk pertama kalinya sejak musim 2003/04, Barcelona gagal lolos ke babak 16 besar.

Di laga lain, kemenangan 2-0 Benfica di kandang atas Dynamo Kiev membuat Barcelona finis ketiga dan turun ke Liga Europa.

Menjamu Barcelona, Bayern tidak dalam kekuatan penuh. Dengan Joshua Kimmich yang dikarantina setelah tes positif Covid dan Leon Goretzka cedera, Musala yang berusia 18 tahun bermain di luar posisinya bersama Corentin Tolisso di lini tengah bertahan.

Sudah hampir delapan tahun sejak Bayern kalah dalam pertandingan kandang Liga Champions di fase grup, pemuncak klasemen Bundesliga ini tidak berminat bermurah hati kepada Barca.

Pelatih Barca Xavi Hernandez, 41, yang baru memimpin empat minggu lalu, kini menderita kekalahan beruntun setelah kekalahan pertamanya terjadi saat melawan Real Betis akhir pekan lalu.

Barcelona membuat awal yang bagus. Tetapi sirna saat mereka harus kehilangan Jordi Alba yang cedera saat laga sudah berjalan setengah jam, sebelum Mueller membawa Bayern memimpin.

Adalah Robert Lewandowski yang menyerang dari sisi kiri kotak penalti memberi umpan kepada Mueller yang sukses menyundul bola  di luar jangkauan kiper Barcelona Marc-Andre ter Stegen.

Situasi tegang terjadi di bangku cadangan Barcelona, pasalnya di saat bersamaan pesaing mereka Benfica juga sudah unggul 2-0 atas Dynamo Kiev.

Segalanya berubah menjadi lebih buruk bagi tim tamu, ketika Leroy Sane mencetak gol kedua Muenchen lewat tembakan jarak jauh yang menipu Ter Stegen. Skor 2-0.

Babak kedua, Alphonso Davies, yang ikut bermain saat Barcelona memberikan kekalahan bersejarah 8-2 ??Bayern di perempat final 2020, menyebabkan kekacauan di sayap kiri.

Pemain Kanada lincah itu memberikan bola ke belakang untuk Musala mencetak gol dari jarak dekat pada menit ke-62.

Dengan 20 menit tersisa, pelatih Bayern Julian Nagelsmann mulai menarik sejumlah pemain pilihan pertama. Mulai dari pemain sayap Davies dan Kingsley Coman, kemudian disusul Robert Lewandowski dan bek tengah Niklas Suele. Tetap saja Barcelona tidak bisa mengancam gawang Muenchen yang dikawal Manuel Neuer.(AFP)

(RIZ)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id