PSG Bakal Waspadai Serangan Balik Manchester United

    Kautsar Halim - 20 Oktober 2020 12:26 WIB
    PSG Bakal Waspadai Serangan Balik Manchester United
    Thomas Tuchel memberikan instruksi kepada Kylian Mbappe. (Foto: FRANCK FIFE / AFP)
    Jakarta: Paris Saint-Germain (PSG) bertekad mewaspadai serangan balik Manchester United (MU) pada laga pembuka fase grup Liga Champions 2020--2021, Rabu 21 Oktober dini hari WIB. Itu mereka lakukan karena berkaca dengan kekalahan dari Setan Merah pada 18 bulan silam. 

    Saat itu, PSG menyia-nyiakan keunggulan dua gol pada leg pertama karena kalah 1-3 dari United pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2018--2019. Kendati demikian semusim kemudian, PSG mampu memperbaiki performa dengan menjadi finalis musim lalu.

    Pelatih PSG Thomas Tuchel mengatakan bahwa pencapaian sebelumnya tidak akan berarti apa-apa di Parc des Princes pada malam nanti. Terlebih, United belum bisa memainkan Edinson Cavani yang merupakan mantan mesin gol Les Parisiens.

    "Musim lalu sudah berakhir dan kami kini adalah tim yang berbeda. Tantangan saya adalah menciptakan suasana yang baik dalam skuat yang kompak," kata Tuchel dalam konferensi pers jelang pertandingan Grup H tersebut.

    United juga diketahui sudah kebobolan 12 gol dalam empat pertandingan Liga Premier awal musim ini. Tapi, Tuchel mengaku tidak akan menganggap remeh lawan dan bakal mewaspadai Paul Pogba serta Bruno Fernandes yang dianggapnya sebagai pemain kunci Setan Merah.

    "Mereka sudah membuat banyak perubahan dibandingkan dengan tim musim 2018-2019. Mereka mendatangkan pemain baru yang lebih percaya diri dan lebih berpengalaman," kata pelatih asal Jerman itu seperti dikutip Reuters.

    "Paul Pogba adalah pemain kunci, salah satu gelandang terbaik di dunia. Kuncinya adalah menghentikan dia dan juga menghentikan Bruno Fernandes. Dia bermain bersama tiga penyerang yang cepat sekali," tambahnya.

    PSG akan menjamu United tanpa gelandang Marco Verratti yang cedera paha dan harus absen sekitar tiga pekan. Selain itu, mereka juga belum bisa menurunkan pemain asal Argentina, Leandro Paredes.

    "Mereka (MU) merupakan salah satu tim terbaik di Eropa dalam hal serangan dan transisi. Kuncinya adalah menghentikan mereka sebelum memulai serangan balik," tutup Tuchel. (ANT)

    (KAH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id