Hamilton Jadi Sasaran Pelecehan Rasis Online Usai GP Inggris

    Antara - 19 Juli 2021 19:04 WIB
    Hamilton Jadi Sasaran Pelecehan Rasis Online Usai GP Inggris
    Lewis Hamilton: Foto: AFP/ADRIAN DENNIS



    Jakarta: Lewis Hamilton menjadi sasaran pelecehan rasis online setelah memenangi seri Formula 1 Grand Prix Inggris, perusahaan media sosial Facebook mengatakan, pada Senin, mereka telah menghapus sejumlah komentar rasial di Instagram.

    Juara dunia tujuh kali itu merayakan rekor kemenangan kedelapan Grand Prix Inggris di Silverstone, Minggu, setelah bangkit dari penalti 10 detik pasca tabrakan di lap pertama, yang berakhir dengan saingannya meraih gelar, Max Verstappen harus dibawa ke rumah sakit.

     



    Hamilton, pembalap berusia 36 tahun itu menjadi sasaran online beberapa jam setelah kemenangan, dengan pesan rasis termasuk emoji monyet yang  dikirim sebagai balasan atas posting oleh tim Mercedes-nya di Instagram.

    "Pelecehan rasis yang ditujukan kepada Hamilton selama dan setelah Grand Prix Inggris tidak dapat diterima dan kami telah menghapus sejumlah komentar dari Instagram," kata juru bicara Facebook, yang memiliki Instagram, dalam sebuah pernyataan, dikutip dari laman Reuters, Senin.

    "Selain pekerjaan kami untuk menghapus komentar dan akun yang berulang kali melanggar aturan kami, ada fitur keamanan yang tersedia, termasuk filter komentar dan kontrol pesan, yang berarti tidak ada yang harus melihat jenis penyalahgunaan ini."

    "Tidak ada satu pun yang akan menyelesaikan tantangan ini dalam semalam, tetapi kami berkomitmen untuk menjaga komunitas kami aman dari penyalahgunaan."

    "Dalam pernyataan bersama Mercedes, F1 dan federasi motor sport FIA mengutuk pelecehan terhadap Hamilton dan meminta hukuman bagi mereka yang bersalah."

    "Orang-orang ini tidak memiliki tempat dalam olahraga kami dan kami mendesak mereka yang bertanggung jawab harus mempertanggungjawabkan tindakan mereka."

    F1, FIA, pembalap, dan tim bekerja untuk membangun olahraga yang lebih beragam dan inklusif dan contoh penyalahgunaan online yang tidak dapat diterima seperti itu harus disorot dan dihilangkan.

    Hamilton telah menjadi advokat vokal untuk keadilan sosial dan di antara pendukung gerakan Black Lives Matter.

    Dia mengatakan sebelum balapan bahwa dia terinspirasi oleh reaksi pemain sepak bola Inggris terhadap pelecehan rasis setelah kekalahan adu penalti mereka dari Italia di final Kejuaraan Eropa.

    Perdana Menteri Inggris Boris Johnson bertemu dengan perusahaan media sosial minggu lalu untuk meminta mereka meningkatkan perang melawan penyalahgunaan online.(ANT)

    Video: Jelang Pembukaan, Warga Tokyo Protes Penyelenggaraan Olimpiade


    (RIZ)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id