Kimi Raikkonen tidak Puas dengan Pencapaian GP Azerbaijan

    Kautsar Halim - 29 April 2019 12:02 WIB
    Kimi Raikkonen tidak Puas dengan Pencapaian GP Azerbaijan
    Kimi Raikkonen. (WANG ZHAO / AFP)
    Baku: Pembalap tim Alfa Romeo Kimi Raikkonen berharap mendapat hasil lebih baik di balapan F1GP Azerbaijan, Minggu 28 April lalu. Dia gagal tampil maksimal karena mendapat penalti memulai start dari jalur pit.

    "Sungguh akhir pekan yang sulit bagi kami. Bukan rencana kami juga untuk start dari lintasan pit. Tapi biarlah yang sudah terjadi. Dapat 1 poin sudah maksimal bagi kami," ujar Raikkonen seusai balapan.

    Raikkonen yang berasal dari Finlandia menjadi satu-satunya pembalap di luar tiga tim teratas (Mercedes, Ferrari dan Red Bull Racing Honda) yang mencetak poin pada setiap seri F1GP musim 2019.  Sebelumnya, dia sempat finis kedelapan di Australia, ketujuh di Bahrain dan kesembilan di Tiongkok. 
     

    Klik: Mercedes Belum Terbendung di F1GP Azerbaijan


    Di Azerbaijan, Raikkonen bisa saja berprestasi lebih baik andai memulai start sesusai pencapaian di sesi kualifikasi, yakni berada di urutan kesembilan. Tapi, dia malah kena penalti atas pelanggaran yang tidak disadari.

    Raikkonen kena penalti karena sayap depan mobil Alfa Romeo miliknya lebih lentur 5 milimeter dari batasan yang diperbolehkan ketika uji beban. Tes itu ditujukan untuk menghindarkan tim yang memanfaatkan keuntungan aerodinamika dari bagian mobil yang fleksibel. 

    Raikkonen start dari jalur pit di belakang Robert Kubica (Williams) dan Pierre Gasly (Red Bull). Dia sempat masuk pitstop lebih awal untuk mengganti ban kompon lunak (soft) ke medium yang dia
    pakai untuk melahap 44 lap.
     

    Klik: Mercedes Belum Terbendung di F1GP Azerbaijan


    Kesuksesannya konsisten meraih poin tak lepas dari nasib sial yang dialami Daniel Ricciardo (Renault), Romain Grosjean (Haas), Daniil Kvyat (Toro Rosso) dan Pierre Gasly (Red Bull). Mereka berempat malah gagal finis dan tidak mendapat poin sama sekali. 

    "Setidaknya kami meraih satu poin, meskipun itu sulit. Kami masuk pit lebih awal untuk menghindari traffic. Kesulitan pun bertambah setelah kami setelah mengganti ban," tutur Raikkonen.

    Pencapaian GP Azerbaijan tidak selalu merugikan bagi Raikkonen. Sebab, pria berjuluk manusia es itu mengaku dapat pelajaran berharga  untuk menyambut GP Spanyol pada Minggu 12 Mei mendatang.

    "Saya memang sedikit kecewa di sini. Tapi, saya rasa balapan selanjutnya akan lebih mudah bagi kami," tutup Raikkonen.

    Pembalap berjuluk Manusia Es itu berada di peringkat delapan klasemen sementara dengan koleksi 13 poin. Jumlah poinnya sama dengan milik Sergio Perez (Racing Point) dan Pierre Gasly (Red Bull Racing) yang berada di atasnya. (ANT)





    (KAU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id