Raikkonen Enggan Buru-buru Tentukan Masa Depan di F1

    Alfa Mandalika - 03 Juli 2020 11:11 WIB
    Raikkonen Enggan  Buru-buru Tentukan Masa Depan di F1
    Kimi Raikkonen. (Foto: AFP/William West)
    Jakarta: Kimi Raikkonen tak terburu-buru memutuskan apakah ia akan terus membalap di Formula 1 atau pensiun setelah kontraknya usai dengan Alfa Romeo tahun ini.
      
    Pembalap Finlandia berusia 40 tahun itu merupakan pembalap paling senior di grid dan akan menjalani musim ke-18nya di F1.
      
    Sedangkan F1 telah menunda penerapan paket regulasi baru hingga 2022 dan menerapkan batas bujet baru pada tahun depan untuk membuat olahraga itu lebih kompetitif dan berkelanjutan.
      
    "Begitu lah peraturannya, tapi itu tidak akan mendikte apa yang akan terjadi pada masa depan. Jawaban benarnya: (keputusan akan diambil) sebelum tahun depan mulai, tapi saya tidak tahu. Kami belum melakukan satu pun balapan. Situasi yang sangat aneh tahun ini, kita lihat saja," kata Raikkonen di Spielberg, Austria seperti dilansir laman resmi F1.
      
    Di sesi jumpa pers jelang seri pembuka di Austria itu Raikkonen juga menjawab pertanyaan seputar kans Alfa Romeo setelah finis peringkat delapan konstruktor tahun lalu.
      
    "Dengan tes setiap tahun, mustahil mengatakan siapa ada di mana. Banyak spekulasi. Tapi di balapan pertama, kita selalu melihat cerita sebenarnya; dan kita tak pernah menjalani balapan pertama," ujar Raikkonen.
      
    "Sekarang, beberapa bulan kemudian, kita akan melakukannya. Kami akan lihat di mana kami berada. Mereka akan membawa update, jadi siapa tahu? Kita lihat saja," tutur juara dunia tahun 2007 itu.
      
    Sementara itu, rekan satu tim, Antonio Giovinazzi juga bersiap untuk musim keduanya bersama Alfa Romeo.
      
    Pembalap asal Italia itu akan fokus balapan dan tak terlalu memikirkan peluang pembalap junior dari akademi pebalap Ferrari dan Sauber, dua sumber talenta muda bagi tim, yang bisa merebut bangkunya tahun depan.
      
    "Setiap tahun, kalian memiliki tekanan, jadi bagi saya ini akan serupa dengan tahun lalu. Tentu saya tahu di F2 banyak pembalap muda, khususnya dari akademi pembalap, tapi saya harus fokus dengan tugas dan tak membuang waktu melihat para pembalap F2," ujar Giovinazzi.
      
    Video: Kisah Perjuangan Liverpool Raih Juara

    (ASM)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id