Tidak Ada Niat Jahat Terkait Hukuman Penalti Vettel

    Muhammad Al Hasan - 12 Juni 2019 16:46 WIB
    Tidak Ada Niat Jahat Terkait Hukuman Penalti Vettel
    Sebastian Vettel. (Foto: AFP/Mark Thompson)

    Keputusan penalti untuk Sebastian Vettel sudah sesuai prosedur. Hal itu disampaikan oleh Sporting Chief F1, Ross Brown.

    Montreal: Sporting Chief Formula 1 Ross Brown mengatakan tidak ada niat jahat atau agenda tersembunyi dari penalti yang diberikan kepada pembalap Ferrari Sebastian Vettel di GP Kanada Minggu 10 Juni lalu. Ia mengatakan, semua sudah seusai prosedur dan diputuskan secara profesional.

    “Hukuman yang diberikan stewards kepada Sebastian di Kanada membuat semua orang berbicara, penggemar dan orang F1,” kata Brawn dikutip Crash, Rabu 12 Juni 2019.
    “Seperti yang disebutkan, saya dapat memahami bagaimana perasaan Vettel dan saya tahu Ferrari bermaksud untuk mengajukan banding atas keputusan tersebut. Saya juga tahu betapa sulitnya pekerjaan yang dimiliki para pelayan, karena mereka harus mencapai keputusan dalam waktu yang sangat singkat, menghasilkan vonis yang dapat memengaruhi hasil lomba," lanjut dia.

    “Pada saat yang sama, saya mengerti betapa sulitnya bagi penggemar untuk memahami mengapa pengemudi di podium teratas bukan orang yang melewati garis finis terlebih dahulu," lanjut dia lagi.

    "Itulah sebabnya transparansi penting untuk menjelaskan keputusan para Steward, terutama dalam olahraga yang rumit seperti Formula 1," tambahnya.

    "Namun, saya dengan tegas akan menambahkan bahwa tidak ada niatan jahat tentang keputusan ini. Anda mungkin setuju atau tidak, tetapi tidak ada dari mereka yang berperan sebagai stewards setiap akhir pekan yang memiliki agenda tersembunyi dan para penggemar dapat memastikan hal itu, ” terangnya.

    Baca: Vettel Kecewa Berat dengan Penalti di GP Kanada

    Ia berharap, Vettel segera pulih secara emosional dari GP Kanada. Brawn berharap dapat kembali melihat Vettel kembali ke lintasan dengan baik dan menorehkan gelar.

    “Namun, hal yang paling penting dari akhir pekan adalah bahwa para penggemar melihat penampilan Vettel yang dulu, yang mungkin telah absen sejak Grand Prix Belgia tahun lalu," lanjut dia.

    "Ferrari dalam kondisi bagus di Montréal, jadi penting bagi mereka untuk mengandalkan pembalap kelas dan bakat Sebastian yang ada di puncak permainannya, dan itulah yang terjadi akhir pekan ini," ungkap dia.

    Vettel mendapatkan penalti lima detik akibat hampir mencelakakan Lewis Hamilton pada lap ke-48 GP Kanada. Oleh karenanya ia yang finis pertama harus rela digeser oleh Hamilton ke peringkat dua.

    Atas keputusan itu, Vettel marah besar karena keputusan itu dianggapnya tidak adil dan sekaligus menggagalkan kemenangan perdananya di musim ini. Ia pun mengatakan bahwa F1 kini bukan lagi olahraga yang fair seperti dulu.

    Video: Mbappe Cetak Rekor saat Prancis Bantai Andorra



    (ASM)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id