"Heroes" Sebuah Film yang Mengeksplor Kehidupan Pembalap Diluncurkan Juli

    Muhammad Al Hasan - 25 Mei 2019 21:09 WIB
    <i> Sebuah Film yang Mengeksplor Kehidupan Pembalap Diluncurkan Juli">
    Ilustrasi (twitter: @F1)

    Heroes akan berfokus pada kehidupan pembalap-pembalap legendaris seperti Mika Hakkinan, Felipe Massa, hingga Tom Kristensen.


    Jakarta: Sebuah film yang menceritakan kehidupan empat pembalap legendaris Formula 1 berjudul "Heroes" akan diluncurkan Juli mendatang. Peluncurannya diagendakan tidak jauh dengan jadwal GP Inggris, Minggu 14 Juli 2019.

    Film garapan sutradara Manish Pandey yang juga pernah menggarap film dokumenter pembalap legendaris "Senna" ini menceritakan kembali masa-masa jaya dan titik terendah dari karir olahraga dari empat pembalap yang berbeda. Di dalam film tersebut bakal muncul juara dunia dua kali (1998-1999) Mika Hakkinen, mantan pembalap Ferrari F1 Felipe Massa, sembilan kali pemenang Le Mans Tom Kristensen dan pemenang Reli Dunia Michèle Mouton.
    "Saya ingin mendapatkan pembalap dari berbagai usia dan disiplin ilmu tetapi di lokasi yang berada di luar zona nyaman mereka," kata Pandey.

    "Ketika Anda menggali ke dalam karakter-karakter ini, Anda menemukan - tidak peduli apa latar belakang mereka - seberapa banyak kesamaan mereka," lanjut dia.

    F1i menyebut dalam sebuah potongan adegan, keempat pembalap  berkumpul bersama dalam satu jamuan makan malam dalam nuansa pinggiran kota di Inggris. Selain menceritakan keempat tersebut, Pandey juga menyisipkan cerita tentang legenda Ferarri Michael Schumacher yang diambil dari sudut pandang keempat pembalap itu.

    "Mereka berempat memiliki kesamaan Michael dan saya ingin dia menjadi cerita kelima," lanjut dia.

    "Pada tahun-tahun sejak kecelakaan ski-nya, saya mulai menghargai besarnya apa yang ia capai di lintasan dan cinta mutlak yang melingkupinya - terutama di Ferrari." ungkap dia.

    Di film ini nantinya pemirsa ditawarkan koleksi-koleksi arsip langka yang dimiliki Liberty Media. Diantaranya rekaman dari Hakkinen menang pertama kali di Jerez pada tahun 1997 atau kekalahan tragis Massa pada GP Brazil di Interlagos 2008.

    "Ada tiga babak. Setelah pengaturan singkat di mana Anda diperkenalkan dengan karakter, tiba-tiba ada twist," lanjut dia.

    "Itu membuat Anda siap untuk perjalanan berikutnya dalam film sebelum babak final, yang mana semuanya berubah,"pungkas dia.

    Video: Mkhitaryan Absen, UEFA Enggan Disalahkan

     



    (ASM)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id