Tim Bulu Tangkis Junior Indonesia Ukir Sejarah di Rusia

    Media Indonesia.com - 07 Oktober 2019 18:06 WIB
    Tim Bulu Tangkis Junior Indonesia Ukir Sejarah di Rusia
    Pemain dan pelatih di tim junior bulu tangkis Indonesia berpose usai jadi juara di ajang Suhandinata Cup 2019 di Kazan, Rusia (Foto: ANTARA FOTO/Humas PP PBSI/Widya Amelia)
    Kazan: Tim bulu tangkis junior Indonesia berhasil mengukir sejarah pada ajang BWF World Junior Championship 2019 atau "Suhandinata Cup" yang diselenggarakan di Kazan, Rusia, Sabtu 5 Oktober 2019. Trofi juara diboyong Indonesia usai mengalahkan Tiongkok dengan skor 3-1.

    Kesuksesan ini sekaligus mengakhiri penantian panjang tim junior Indonesia, karena sejak turnamen ini digelar pada tahun 2000, Indonesia belum sekalipun mencicipi gelar juara. Sebelumnya, pada tiga edisi terakhir, yakni tahun 2013, 2014 dan 2015, Indonesia hanya berhasil menembus final, tapi gagal juara.

    Indonesia unggul lebih dulu melalui ganda campuran Daniel Marthin/Indah Cahya Sari Jamil yang sukses menaklukkan Feng Yan Zhe/Lin Fang Ling 21-18, 18-21, 21-11. Kepercayaan diri tim meningkat berkat kemenangan tunggal putri Putri Kusuma atas Zhou Meng 21-18, 20-22, dan 21-14.

    Tiongkok sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 melalui sektor tunggal putra. Di nomor itu, andalan Indonesia Bobby Setiabudi harus mengakui keunggulan Liu Liang 17-21, 21-17, 20-22.

    Namun, langkah Indonesia menuju podium juara tak terbendung. Kepastian itu didapat setelah ganda putri Febriana/Putri Syaikah menundukkan Li Yi Jing/Tan Ning 16-21, 25-23, dan 21-13.

    Menurut Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Susy Susanti, kegemilangan itu buah dari jerih payah dan kerja keras atlet, pelatih, juga pengurus. "Pastinya kita bangga dan terharu bisa memberikan prestasi tertinggi dan menciptakan sejarah untuk Indonesia di mata dunia," tuturnya.

    Sekjen PBSI Achmad Budiharto mengatakan kemenangan di Kazan bukanlah kejutan, melainkan memang sudah menjadi incaran. "Kita berharap juara di nomor beregu ini menjadi awal kebangkitan prestasi para junior kita di level internasional dan bisa menjadi awalan di level senior nantinya."

    Piala Suhandinata mulai dihelat pada 2000. Label itu merupakan penghormatan untuk tokoh bulu tangkis nasional, Suharso Suhadinata, yang berperan penting dalam menyatukan dua lembaga bulu tangkis dunia, yaitu International Badminton Federation dan World Badminton Federation.

    Keberhasilan Indonesia menjuarai Piala Suhandinata pun diapresiasi anak Suharso, Justian Suhandinata. "Saya sungguh senang Piala Suhandinata bisa direbut dengan perjuangan yang hebat oleh para pemain kita," ucap Ketua Umum PB Tangkas itu.

    Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga?

    Video: ?Hasil Indonesia Masters 2019, Indonesia Sabet Juara di Ganda Putri




    (ACF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id