Profil Singkat Tontowi Ahmad

    Patrick Pinaria - 18 Mei 2020 09:10 WIB
    Profil Singkat Tontowi Ahmad
    Tontowi Ahmad (Foto: Antara/Galih Pradipta)
    Jakarta: Tontowi Ahmad resmi gantung raket. Pebulu tangkis ganda campuran andalan Indonesia itu mengumumkan pensiun lewat akun Instagram miliknya pada Senin 18 Mei.

    Langkah Tontowi pensiun sebetulnya sudah tercium sejak Februari. Saat itu, ia memutuskan mengundurkan diri dari Pelatnas PBSI. 

    Setelah tiga bulan mundur dari PBSI, Tontowi akhirnya memutuskan pensiun sebagai pebulu tangkis profesional. Karier yang sudah digelutinya selama 15 tahun.

    "Ini saatnya mengucapkan selamat tinggal untuk sesuatu yang saya tekuni lebih dari setengah umur saya, yang membuat hidupku menjadi lebih berwarna, kadang susah kadang senang tapi saya bangga dengan apa yang sudah saya capai," tulis Owi.

    Owi (sapaan akrab Tontowi) sudah berkarier sebagai pebulu tangkis profesional pada 2005. Saat itu, ia mengawali kariernya dengan bergabung PB Djarum. 

    Bakat Owi akhirnya terendus PBSI. Hingga akhirnya, ia dipanggil bergabung dengan pelatnas PBSI beberapa tahun berikutnya.

    Tahun 2007 menjadi momen istimewa buat Owi. Pada periode itu, ia sukses meraih gelar pertama di Vietnam Open. Ketika itu, Owi dipasangkan oleh Yulianti.

    Karier Owi mulai meroket ketika dipasangkan dengan Liliyana Natsir pada 2010. Berbagai prestasi ditorehkan Tontowi ketika bersama Liliyana.

    Dalam periode pertama bersama Liliyana, Tontowi pun langsung menyabet dua gelar, yakni Macau Open dan Indonesia Masters pada 2010.

    Prestasi hebat lainnya didapat Tontowi pada tahun berikutnya. Ia mampu meraih dua medali emas SEA Games 2011. Dua medali itu diperoleh Owi di kategori beregu dan individual.

    Pada 2012, Tontowi kembali mencatatkan prestasi membanggakan. Dalam periode itu, ia sukses memenangkan kejuaraan All England. Ini menjadi gelar perdana di turnamen itu.

    Prestasi demi prestasi pun diraih Tontowi/Liliyana setelah itu. Hingga akhirnya, mereka berhasil meraih medali emas di Olimpiade 2016. Prestasi bisa dikatakan paling mentereng didapat Tontowi di sepanjang karier.

    Meski demikian, prestasi itu tak membuat motivasi mereka turun. Keduanya masih terus berambisi meraih gelar. Bahkan, Tontowi dan Liliyana mampu menjadi juara Indonesia Open 2017. 

    Gelar tersebut terasa istimewa buat Tontowi. Mengingat, ini merupakan gelar perdana Owi di Indonesia Open sepanjang kariernya.

    Tontowi kemudian harus berpisah dengan Liliyana yang memutuskan pensiun pada 2019. Sejak itu, Tontowi tak lagi merasakan gelar setelah sempat dua kali berganti pasangan dengan Winny Oktavina Kandow dan Apriyani Rahayu.


    Video: Tidak Ada Wild Card Musim Ini, Jorge Lorenzo Batal Balapan di MotoGP 2020

     



    (KAH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id