Indonesia Berpotensi Mundur dari Piala Thomas & Uber

    Kautsar Halim - 11 September 2020 19:14 WIB
    Indonesia Berpotensi Mundur dari Piala Thomas & Uber
    Sekjen PP PBSI, Achmad Budiharto. (Foto: Zam/medcom.id)
    Jakarta: PP PBSI terus mengkaji keikutsertaan tim bulu tangkis Indonesia di Piala Thomas dan Uber 2020 yang dijadwalkan bergulir pada 3-11 Oktober di Aarhus, Denmark. Itu terjadi karena terdapat sejumlah negara peserta yang mundur.

    “Sampai detik ini belum ada keputusan, tapi tidak tahu kalau nanti ada keputusan lain,” kata Sekjen PBSI Achmad Budiharto seperti dikutip Antara, Jumat (11/9/2020).

    Kendati begitu, Budiharto mengatakan bahwa persiapan atlet bulu tangkis Indonesia menuju Piala Thomas dan Uber 2020 masih terus berjalan hingga saat ini.

    Ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan PBSI dalam memutuskan keberangkatan ke Piala Thomas dan Uber 2020. Pertama, munculnya penolakan dari 59 negara, termasuk Denmark terhadap warga Indonesia yang akan berkunjung ke negara mereka.

    Selain itu, dengan mundurnya enam negara, maka level kompetisi pun dinilai berkurang dan tak bergengsi seperti tahun-tahun sebelumnya.

    Enam negara yang menarik diri dari keikutsertaan di Piala Thomas dan Uber 2020 adalah Taiwan, Thailand, Singapura, Hong Kong, Australia dan Korea Selatan.

    Oleh karena itu, Budi mengaku bahwa tak menutup kemungkinan jika Indonesia nantinya memutuskan ikut mundur dari turnamen tersebut. Apalagi permohonan visa para pemain juga belum mendapat persetujuan dari pemerintah Denmark hingga kini.

    “Kami berangkat atas undangan BWF (Federasi Bulu Tangkis Internasional). Jadi BWF yang harus ‘solve the problem’. Kami sedang apply visa pun sampai saat ini belum oke,” tutur Budiharto.

    “Jadi kemungkinan (mundur) pasti ada,” tambahnya menutup.

     

    (KAH)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id