Pebulu Tangkis Indonesia yang Terlibat Pengaturan Skor Bukan dari Pelatnas PBSI

    Kautsar Halim - 08 Januari 2021 18:53 WIB
    Pebulu Tangkis Indonesia yang Terlibat Pengaturan Skor Bukan dari Pelatnas PBSI
    Logo PBSI. (PBSI.org)
    Jakarta: Delapan atlet yang dituding Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) terlibat pengaturan skor dan tindakan ilegal lainnya bukanlah anggota Pelatnas PBSI di Cipayung. Itu disampaikan dengan tegas oleh Kepala Bidang Humas dan Media PP PBSI Broto Happy.

    "Bisa dipastikan, delapan pebulu tangkis yang dihukum BWF tersebut bukan atlet penghuni Pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta Timur," tutur Broto seperti dilansir Antara, Jumat (8/1/2021).

    Pernyataan tersebut dikeluarkan PBSI guna menyikapi pengumuman dari BWF yang menyebutkan terdapat delapan pebulu tangkis Indonesia yang melakukan berbagai tindakan ilegal seperti, mengatur pertandingan hingga berjudi.

    Melalui keterangan resminya, PBSI juga menjelaskan ketika mereka melakukan tindakan yang mencederai sportivitas itu pada 2015 hingga 2017 silam. PBSI pun lantas mengutuk perbuatan delapan atlet yang bukan anggota pelatnas Cipayung tersebut.

    "PBSI mengutuk perbuatan tercela tersebut yang telah mencederai nilai-nilai luhur olahraga yang seharusnya dijunjung tinggi oleh setiap atlet, seperti sportivitas, fair play, menghormati, jujur, dan adil," tutup Broto.

    Atas adanya pelanggaran tersebut, BWF lantas menjatuhkan sanksi mulai dari denda uang sebesar USD7.00 (Rp99 juta) hingga USD12.000(Rp170 juta) dan larangan bertanding hingga seumur hidup.

    Delapan pemain yang dimaksud adalah Hendra Tandjaya (HT), Ivandi Danang (ID), Androw Yunanto (AY), Sekartaji Putri (SP), Mia Mawarti (MM), Fadilla Afni (FA), Aditiya Dwiantoro (AD) dan Agripinna Prima Rahmanto Putra (AP).  (ANT)





    (KAH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id