Pebulu Tangkis Junior Bidik Gelar Juara di Kejuaraan Dunia 2020

    Gregorius Gelino - 03 Juni 2020 16:00 WIB
    Pebulu Tangkis Junior Bidik Gelar Juara di Kejuaraan Dunia 2020
    Indah Cahya Sari Jamil (kanan) bersama Leo Rolly Carnando (dok. PBSI)
    Jakarta: Meski penyelenggaraan World Junior Championships 2020 (WJC) harus diundur, hal tersebut tak menyurutkan pemain spesialis ganda campuran, Indah Cahya Sari Jamil, untuk merebut gelar juara. Indah berharap mampu membawa pulang medali emas dari kejuraan tertinggi level junior tersebut.

    WJC semula akan digelar pada 28 September--11 Oktober di Auckland, Selandia Baru. Tapi, akibat merebaknya pandemi virus korona (covid-19), jadwal WJC bergeser menjadi 11--24 Januari 2021.

    Indah sejauh ini sudah dua kali ambil bagian dari turnamen ini. Pada tahun 2018, atlet kelahiran Makassar tersebut berhasil merebut medali emas sektor ganda campuran, bersama Leo Rolly Carnando. 

    Kemudian di tahun 2019, Leo/Indah membawa pulang medali perak. Di tahun yang sama, Indah bersama tim junior Indonesia lainnya juga sukses merebut Piala Suhandinata untuk yang pertama kalinya. 

    “Inginnya tahun ini bisa juara. Kan ini tahun terakhir juga buat saya. Pengen penutupan yang baik, insya Allah. Tapi tetap fokus step by step. Walaupun harus tertunda karena wabah ini, nggak apa-apa. Hitung-hitung persiapan saya lebih panjang,” kata Indah kepada Badmintonindonesia.org.

    Berbicara soal peluang, Indah mengaku cukup waspada dengan calon lawan yang akan dihadapinya. Beberapa pemain bagus dikatakan Indah sudah banyak bermunculan dari berbagai negara.

    Ditambah lagi, Indah akan memiliki pasangan baru, yaitu Satriaji Cahyo Hutomo. Leo yang berpasangan dengan indah tahun lalu sudah naik ke level senior bersama Daniel Marthin di sektor ganda putra.

    “Peluangnya ada, tapi nggak gampang juga. Kemarin di turnamen terakhir Jerman dan Belanda juga lawannya ada yang alot. Padahal itu pun Tiongkok belum ada yang ikut tanding di sana. Jadi belum tahu, Tiongkok ada pemain baru lagi atau gimana. Yang penting persiapan saya sendiri harus bagus. 

    "Soal partner juga kan belum tahu, tergantung pelatih nanti gimana, saya ikut aja. Terakhir main setelah Leo naik ke usia senior, saya berpasangan sama Teges (Satriaji),” jelas Indah.

    Teges/Indah melakukan debutnya pada Februari lalu di turnamen Austrian Open 2020. Meski bermain di level turnamen senior, mereka mampu tampil baik dan mencapai babak perempat final.

    Setelah itu Teges/Indah berhasil mencetak prestasi. Mereka merebut dua gelar juara pada Dutch Junior International 2020 dan German Junior 2020, Maret lalu. 

    Video: HIIT Workout di Rumah Aja tanpa Menggunakan Alat

     



    (GRG)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id