Nomor Ganda Jadi Tumpuan

    Media Indonesia - 12 Februari 2020 07:46 WIB
    Nomor Ganda Jadi Tumpuan
    Greysia Polii/Apriyani Rahayu. (Foto: dok. PBSI)
    Jakarta: Tim bulu tangkis putri Indonesia hari ini akan memulai perjuangan di Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Asia 2020 yang telah berlangsung sejak kemarin di Manila, Filipina. Jika dibandingkan dengan Filipina, tim putri Indonesia lebih baik di atas kertas.

    Filipina kemarin telah melakoni laga perdana mereka melawan 'Negeri Gajah Putih' dan kalah telak dengan skor 0-5. Sebaliknya, tim putri Korea Selatan yang ada di Grup X menang 5-0 atas Kazakhstan.

    Kepala pelatih ganda putri Indonesia Eng Hian sepertinya tidak akan melakukan perombakan pasangan ketika anak asuhnya melawan Filipina. Biasanya, Eng Hian melakukan bongkar pasang pemain di beberapa turnamen beregu sebelumnya.

    Nomor ganda di Manila akan jadi andalan Indonesia di sektor putri dan mereka yang bakal jadi senjata utama ialah Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang kini duduk di peringkat kedelapan dunia.

    Selain Greysia/Apriyani, tim ganda putri Indonesia diperkuat Ni Ketut Mahadewi Istarani/Tania Oktaviani Kusumah dan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto.

    "Sepertinya tidak ada perombakan selama di sini karena tujuan utamanya mau mengamankan posisi tim untuk ke putaran final nanti," ujar Eng Hian.

    "Penurunan pemain tergantung kebutuhan tim. Kalau lawannya belum berat, mungkin Greysia/Apriyani tidak turun, akan kasih kesempatan ke Fadia/Ribka dan Ketut/Tania," lanjut dia.

    Dari nama-nama yang ada di nomor ganda, Eng Hian menaruh harapan besar kepada Siti/Ribka. Dia menginginkan penampilan kedua anak asuhnya itu bisa lebih baik daripada ketika turun di SEA Games 2019 yang juga berlangsung di Filipina. Dalam laga melawan Thailand di ajang itu, Siti/Ribka dikalahkan Chayanit Chaladchalam/Phataimas Muenwong, dengan skor 8-21 dan 17-21.

    "Hasil evaluasi di SEA Games itu mereka tidak bisa bermain dengan normal karena mereka merasa ada pressure, Semoga di sini bisa main lebih baik dan bisa menyumbang poin untuk tim," ungkap Eng soal Fadia/Ribka.

    Tetap waspadai Thailand

    Setelah Filipina, Thailand menjadi lawan kedua yang akan dihadapi di Grup Y pada Kamis (13/2). Indonesia dinilai memiliki peluang untuk unggul dari Thailand.

    Faktor pendukungnya ialah negara tersebut tidak menurunkan Ratchanok Intanon, pemain utama mereka di nomor tunggal putri. Thailand cukup kuat di nomor tunggal putri.

    Namun, tanpa Intanon, Thailand tetap memiliki pemain yang bisa dikerahkan, seperti Busanan Ongbumrungphan dan Pornpawee Chochuwong.

    Jika Gregoria yang harus bertemu Ongbumrungphan, ada kemungkinan Indonesia bisa mendapatkan poin. Dari tiga pertemuan terakhir, Gregoria selalu menang atas Ongbumrungphan.

    Selain Gregoria, Indonesia di nomor tunggal memiliki Ruselli Hartawan. Dia pernah kalah dari Chochuwong. Namun, itu pun hanya dari sekali pertemuan.

    "Kami yakin di partai pertama Gregoria bisa mengatasi, dilihat dari rekor pertemuan juga kan Gregoria masih unggul dari Ongbumrungphan. Kalau Ruselli, memang, masih kalah di pertemuan terakhir dari Chochuwong. Tapi, saya rasa kali ini kami bisa menghadapi," jelas Rionny.

    Video: Witan Sulaeman Resmi Gabung Klub Serbia, Ini Pesan Menpora



    (ASM)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id