Thomas-Uber Cup 2018

Nitya Pesimistis Kembali Berduet dengan Greysia

Patrick Pinaria - 16 Mei 2018 21:32 wib
Nitya Krishinda Maheswari saat masih berduet dengan Greysia
Nitya Krishinda Maheswari saat masih berduet dengan Greysia Polii di Indonesia Open Super Series 2016 (Foto: MI/RAMDANI)

Tangerang: Nitya Krishinda Maheswari tampaknya tidak berharap banyak kembali diduetkan dengan Greysia Polii. Ia menilai Greysia sudah mendapatkan pasangan tepat dalam diri Apriyani Rahayu.

Nitya sempat berpasangan dengan Greysia sejak 2009. Berbagai kesuksesan pun pernah mereka raih. Salah satunya adalah merebut medali emas Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan.

Namun, kemitraan keduanya harus kandas pada 2016 karena Nitya mengalami cedera lutut. Kondisi ini memaksa PBSI mencari pasangan baru untuk Greysia. Hingga akhirnya, mereka menentukan Apriyani Rahayu sebagai partner baru Greysia.
 

Baca: Bentrok Ramadan, Atlet Thomas-Uber Diberi Kebebasan soal Puasa


"Dia sudah punya partner baru. Dan mereka sangat bagus. Mungkin saya akan mendapatkan partner baru lagi dan hasilnya bisa bagus juga," ujar Nitya.

Terkait potensi dirinya kembali diduetkan dengan Greysia, Nitya menilai kans tersebut sangat tipis lantaran ia sudah jarang diduetkan dengan Greysia di sesi latihan. 

"Sejauh ini enggak ya (latihan bersama Greysia). Targetnya sudah berbeda. Dia sudah punya target sendiri dengan partnernya. Saya dengan partner saya yang sekarang punya target sendiri," tutur Nitya.
 

Baca juga: Nitya Asah Feeling Jelang Tampil di Uber Cup


Sejak pulih dari cedera pada akhir 2017, Nitya masih belum menemukan pasangan yang tepat. Sejauh ini, sudah dua kali ia mendapatkan pasangan baru oleh PBSI, di antaranya adalah Yulfira Barkah dan Ni Ketut Mahadewi Istarani.

Saat ini, Nitya melakukan persiapan bersama tim Indonesia untuk tampil di Uber Cup 2018. Pada laga perdana penyisihan grup, Indonesia akan menghadapi Malaysia.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: ?Jelang Asian Games 2018: Eko Yuli Siap Tampil Maksimal




(ACF)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.