Gantung Raket, Nitya Krishinda Punya Peran Baru di PBSI

Rendy Renuki H - 10 Januari 2019 11:39 wib
Nitya Krishinda Maheswari (Dok. PBSI)
Nitya Krishinda Maheswari (Dok. PBSI)

Jakarta: Nitya Krishinda Maheswari, mantan pasangan Greysia Polii memutuskan gantung raket karena kerap dibekap cedera. Namun, Nitya tak putus asa dan kini punya peran baru di Pelatnas PBSI.

Peraih emas ganda putri Asian Games 2014 Incheon kini meniti karier menjadi pelatih. Ia memulai peran barunya itu dengan melatih para pemain pelapis di skuat tim ganda putri.

Menurutnya, usai memutuskan pensiun, ia mengakui tak bisa lepas dari dunia bulu tangkis. Hal itu yang mendasarinya memutuskan diri belajar meniti karier sebagai pelatih.

"Dulu enggak kepikiran jadi pelatih, mikirnya saya sebagai atlet ya all out, latihan yang benar, kasih prestasi semampu saya. Kemarin ada waktu kosong setelah cedera, tapi di sisi lain saya masih enggak bisa kalau enggak di bulu tangkis," ujar Nitya di situs resmi PBSI.

"Dengan adanya tawaran dari Koh Didi (panggilan Eng Hian, kepala pelatih ganda putri) seperti ini, saya jadi bisa memberi untuk PBSI, untuk negara, dalam konteks berbeda tapi di bidang yang sama," sambungnya.

Menjalani peran baru sebagai pelatih tentu berbeda rasanya saat menjadi pemain. Hal itu pun diakui Nitya yang mulai belajar merasakan pengalaman menjadi pelatih saat mendampingi Eng Hian dan asisten pelatih ganda putri, Chafidz Yusuf.

"Pasti beda, kalau pemain itu tanggung jawabnya misalnya telat bangun pagi, telat latihan. Sebagai pelatih bukan berarti tidak ada tanggung jawab, malah lebih besar tanggung jawabnya. Membimbing atlet untuk jadi lebih baik itu tidak gampang. Walaupun baru merasakan, jadi tahu, oh begini toh rasanya jadi koh Didi," kata perempuan 30 tahun itu.

"Kami tidak bisa membiarkan atlet dikasih program dan dijalani begitu saja. Benar-benar harus dilihat, mereka gerakannya benar enggak, ngelakuinnya pas atau enggak, jadi sekarang lebih detail," pungkasnya.

 


(REN)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.