PBSI Kota Malang Siap Menghelat Kejuaraan Internasional

Alfa Mandalika - 07 Januari 2019 14:34 wib
Suasana pertandingan BWF. (Foto: Antara/ Wahyu Putro)
Suasana pertandingan BWF. (Foto: Antara/ Wahyu Putro)

Pengalaman menghelat kejuaraan kelas internasional di Malang, membuat PBSI Kota Malang percaya diri untuk jadi tuan rumah turnamen berskala internasional.

Malang: Pengurus Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia Kota Malang, Jawa Timur, siap menggelar turnamen berskala internasional untuk meningkatkan kualitas pertandingan dan memberikan pengalaman kepada para atlet.

Ketua Umum Pengurus PBSI Kota Malang Heri Mursid Brotosejati mengatakan, bahwa untuk menggelar turnamen berskala internasional di Kota Malang segala persyaratan yang ditetapkan oleh Badminton World Federation (BWF) harus dipenuhi, terutama terkait arena pertandingan.
"Kota Malang pernah menyelenggarakan turnamen kelas internasional. Untuk masa kepemimpinan saat ini, saya yakin bisa menggelar turnamen internasional, apalagi dengan adanya dukungan penuh Pemerintah Kota Malang," kata Heri dilansir Antara

Heri menambahkan, di wilayah Kota Malang, hanya ada satu arena yang bisa memenuhi standard dari BWF untuk melangsungkan turnamen berskala internasional. Satu-satunya lokasi arena yang layak di Kota Malang adalah, gedung Graha Cakrawala, Kompleks Universitas Negeri Malang.

Baca: Marquez Diyakini Tetap Sukses Meski Pindah dari Honda


Pada 2015, turnamen berskala internasional yakni Kejuaraan Indonesian Masters Grand Prix Gold 2015 digelar di arena tersebut, meski sebenarnya gedung tersebut bukan didesain secara khsusus untuk olahraga. Namun, pihak BWF menyetujuinya.

"Di UM itu tidak didesain secara spesifik untuk sport. Nantinya, jika akan digelar lagi, sebelum ada gedung baru, kami akan kembali bekerja sama dengan UM," kata Heri.

Pemerintah Kota Malang sesungguhnya memiliki Gelangggang Olahraga (GOR) Ken Arok, yang merupakan GOR multifungsi untuk menggelar berbagai kegiatan masyarakat dan olahraga. Namun, menurut Heri, arena tersebut memiliki kendala angin yang mengganggu arah kok.

"Kami pernah menyelenggarakan turnamen nasional di situ. Namun, keluhannya masalah angin. Untuk kelas internasional tidak akan menyetujui, karena supervisi dari BWF langsung," tutup Heri. (Ant)

Video: Persija Datangkan Bruno Matos


(ASM)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.