Pesan Legenda Bulu Tangkis untuk Ketum PBSI Selanjutnya

    Kautsar Halim - 26 September 2020 19:07 WIB
    Pesan Legenda Bulu Tangkis untuk Ketum PBSI Selanjutnya
    Logo PBSI. (PBSI.org)
    Jakarta: Pebulu tangkis legendaris Indonesia Taufik Hidayat dan Ricky Subagja mendorong PBSI agar mandiri secara keuangan. Menurutnya, itu sangat penting dilakukan demi memajukan bulu tangkis Tanah Air.

    Taufik mengatakan, komitmen untuk membawa PBSI mandiri secara keuangan dan melakukan desentralisasi pembinaan di daerah merupakan kebutuhan PBSI yang harus dipenuhi oleh ketua umum selanjutnya. 

    “Desentralisasi pembinaan di daerah, khususnya di luar Jawa, baik berbentuk pusdiklat bulu tangkis atau pelatwil harus dibentuk dan dibiayai oleh PB PBSI secara mandiri,” tutur Taufik di Jakarta, Sabtu (26/9/2020).

    PBSI yang mandiri secara keuangan, lanjut Taufik, berarti punya keleluasaan mencari sponsor. “Jangan bergantung dari sponsor besar dan juga di masa yang akan datang. Sponsor-sponsor di daerah harus didekati dan diberi pengertian,” papar pemilik emas Olimpiade Athena 2004 tersebut.

    Sebagai mantan pemain, Taufik juga berharap kepengurusan PBSI di masa mendatang dapat menyamaratakan pembinaan atlet di daerah dengan di kota-kota besar. 

    “Siapapun pengurusnya jangan bawa nama daerah, tapi bawa nama Indonesia. Jadi, tidak ada yang bawa nama klub atau PB, harus bawa nama Indonesia,” ungkap Taufik. 

    Sementara itu, Ricky Subagja menilai Ketua BPK Agung Firman Sampurna sebagai sosok yang mampu untuk memimpin PBSI periode 2020-2024. Menurutnya, kecintaan Agung  terhadap bulu tangkis Indonesia tidak perlu diragukan lagi.

    “Saya kira sangat tepat, karena di samping beliau sebagai Ketua BPK dan mencintai bulutangkis. Saya harap beliau dapat menarik sponsor-sponsor lain untuk terus mendukung atlet daerah agar bisa berprestasi,” ujar Ricky yang berpasangan dengan Rexy Mainaky ketika menyabet emas ganda putra Olimpiade 1996.

    Ricky berpesan agar PBSI tak semata-mata hanya memikirkan pembinaan bulutangkis di pusat kota saja. Menurutnya, pembinaan dan fasilitas di daerah harus diperhatikan agar prestasi bulu tangkis Indonesia kembali menyala. 


    (KAH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id