comscore

Anggotanya Tonton Video Porno, Citra DPR Terkena Imbas Jika Tak Lakukan Ini

MetroTV - 12 April 2022 12:02 WIB
Anggotanya Tonton Video Porno, Citra DPR Terkena Imbas Jika Tak Lakukan Ini
Tangkapan layar Metro TV
Jakarta: Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus meminta Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) mengusut anggota DPR yang menonton video porno saat rapat. Lucius menyebut, jika hal ini dibiarkan, akan mencoreng citra DPR sendiri. 

Lucius juga meminta MKD agar tidak mendiamkan kasus ini dan hanya menunggu adanya laporan. Di sisi lain fraksi yang menaungi anggota DPR itu seharusnya tidak tinggal diam. 
Menurutnya, sorotan dan cemooh publik akan mudah mengarah ke partai jika tidak ada tindakan cepat untuk menegur yang bersangkutan.

"Pelanggaran ini sangat berat. Ini soal bagaimana MKD bisa memastikan bahwa anggotanya berperilaku baik," ujar Lucius dalam tayangan Primetime News di Metro TV pada Senin, 11 April 2022.

Ketua DPR Puan Maharani akan menindaklanjuti dan memproses dugaan adanya anggota Komisi IX DPR yang menonton video porno saat rapat panitia kerja pengawasan vaksin. Puan pun akan memastikan dahulu kebenaran dan alasan yang bersangkutan menonton konten dewasa tersebut. 

Baca: Ketua Banggar: Indonesia Tak Boleh Kalah dari Premanisme

Selain itu, puan juga menegaskan akan menindaklanjuti berita yang viral di media sosial. "Kita harus cek dulu kebenarannya dan alasan yang bersangkutan, karena ini menyangkut nama baik juga,” ujar Puan.

Seorang anggota DPR yang mengenakan jas abu-abu tertangkap kamera tengah menonton video porno saat mengikuti pembahasan vaksin di Komisi IX DPR RI. Video tersebut viral di media sosial. (Leres Anbara)


(UWA)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id