comscore

Pelibatan MUI Dinilai Mempermudah Proses Pertimbangan Ganja untuk Medis

Anggi Tondi Martaon - 29 Juni 2022 14:22 WIB
Pelibatan MUI Dinilai Mempermudah Proses Pertimbangan Ganja untuk Medis
Wakil Ketua MPR Arsul Sani. Medcom.id/Anggi Tondi Martaon
Jakarta: Majelis Ulama Indonesia (MUI) diminta terlibat menindaklanjuti aspirasi penggunaan ganja untuk medis. Keterlibatan MUI disambut baik.

"Saya kira kalau MUI juga melakukan kajian seperti yang diminta Pak Wapres (Wakil Presiden Ma'ruf Amin) ya itu lebih baik lagi," kata Wakil Ketua Umum (Waketum) PPP Arsul Sani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 29 Juni 2022.
Wakil Ketua MPR itu menyampaikan keterlibatan MUI setidaknya membantu pembuat kebijakan mempertimbangkan penggunaan ganja untuk medis. Terutama pada aspek agama.

"Kareja berarti dari sisi syariat Islam selesai, tinggal daei sisi kesehatan," kata dia.

Dia berkeyakinan MUI tak hanya mempertimbangkan norma yang berlaku di Al-Qur'an dan hadis dalam mengeluarkan pertimbangan penggunaan ganja untuk medis. MUI diyakini akan melihat aspek kesehatan dalam menentukan apakah pemanfaatan ganja untuk medis berdampak baik atau buruk bagi pasien.

"Prinsip manfaatnya, mudarat, selain dari lihat sumber-sumber syariat islam, Al-Qur'an, sunah, ijtima tadi," ujar dia.
 

Baca: PPP: Banyak Pertimbangan Penggunaan Ganja untuk Medis


Ma'ruf meminta MUI membuat fatwa baru yang mengatur kriteria penggunaan ganja untuk kesehatan. Hal itu bisa menjadi rujukan pembuat kebijakan dalam menentukan apakah penggunaan ganja untuk medis diperkenankan atau tidak di Indonesia.
 
"Saya minta MUI segera membuat fatwanya untuk dipedomani, jangan sampai (fatwa legalisasi ganja) berlebihan dan menimbulkan kemudaratan," kata Ma'ruf seusai menghadiri Rapat Pimpinan MUI, di Jakarta, Selasa, 28 Juni 2022.
 
Ma'ruf menyebutkan fatwa MUI selama ini melarang penggunaan ganja. Tapi, dia melihat MUI perlu membuat pengecualian bagi kesehatan.

(JMS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id