Tok! Revisi UU Kejaksaan Sah Jadi Inisiatif DPR

    Anggi Tondi Martaon - 09 April 2021 12:08 WIB
    Tok! Revisi UU Kejaksaan Sah Jadi Inisiatif DPR
    Ilustrasi Rapat Paripurna DPR RI. Medcom.id/Anggi Tondi Martaon



    Jakarta: Revisi Undang-Undang (UU) Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan ditetapkan sebagai usul inisiatif DPR. Revisi UU Kejaksaan menjadi salah satu beleid yang dibahas tahun ini.

    "Apakah RUU (Rancangan Undang-Undang) usul inisiatif Komisi III atas revisi UU Kejaksaan dapat disetujui menjadi RUU usul inisiatif DPR?" kata Pimpinan Rapat Paripurna DPR Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 9 April 2021.






    "Setuju," jawab seluruh anggota DPR yang menghadiri rapat paripurna secara fisik dan virtual.

    Pandangan fraksi tidak dibacakan langsung dalam rapat tersebut. Peserta rapat paripurna sepakat pandangan fraksi hanya diserahkan secara tertulis ke pimpinan.

    Revisi UU Kejaksaan merupakan salah satu dari 33 beleid yang masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2021. Amendemen diajukan Komisi III DPR.

    Baca: RUU Kejaksaan Lolos Tahap Harmonisasi

    Sebelum ditetapkan sebagai usul inisiatif DPR, revisi UU Kejaksaan telah melalui proses harmonisasi di Badan Legislasi (Baleg). Mayoritas fraksi di Baleg mendukung amendemen payung hukum Korps Adhyaksa tersebut.

    Namun, ada sejumlah catatan yang disampaikan sejumlah fraksi. Salah satunya disampaikan Fraksi Gerindra.

    Anggota Baleg dari Fraksi Gerindra Obon Tabroni menyampaikan pihaknya ingin sejumlah pasal dicabut. Pertama, ketentuan rangkap jabatan yang ada di Pasal 21 UU Kejaksaan.

    "Kita berharap ke depan profesionalisme tetap dijaga sehingga tidak lagi pejabat-pejabat yang masuk dalam wilayah-wilayah lain," kata Obon.

    Ketentuan lain yang diminta dihapus ialah Pasal 35 yang mengatur kewenangan Jaksa Agung menetapkan dan mengendalikan politik hukum. Fraksi Gerindra menilai politik hukum bukan bagian dari tugas Korps Adhyaksa.

    "Itu (politik hukum) domain dari lembaga kita, DPR," ujar dia.

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id