Pemerintah Usulkan Pemekaran Wilayah Tanpa Melibatkan MRP dan DPRP

    Anggi Tondi Martaon - 08 April 2021 16:45 WIB
    Pemerintah Usulkan Pemekaran Wilayah Tanpa Melibatkan MRP dan DPRP
    Mendagri, Tito Karnavian. Foto: Zoom



    Jakarta: Pemerintah memasukkan opsi pemekaran wilayah di Papua tanpa melalui Majelis Rakyat Papua (MRP) dan Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP). Pemekaran bisa dilakukan langsung pemerintah.

    "Pemekaran dapat dilakukan oleh pemerintah, maksudnya pemerintah pusat," kata Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dalam rapat kerja (raker) bersama Panitia Khusus (Pansus) revisi UU Otsus Papua di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 8 April 2021.






    Eks Kapolri itu menyampaikan pemekaran selama ini hanya dilakukan melalui MRP dan DPRP. Ketentuan itu diatur dalam Pasal 76 Undang-Undang (UU) Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus (Otsus) Papua. 

    "Kita mengharapkan selain ayat satu, opsi satu, dengan cara pemekaran melalui mekanisme MRP dan DPRP," ungkap dia.

    Baca: Pemekaran Papua Perlu Kajian Mendalam dan Bukan Untuk Kepentingan Politik

    Dia beralasan usulan tersebut untuk mempercepat pembangunan di Papua. Kemudian, meningkatkan layanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

    Opsi itu juga untuk mengantisipasi buntunya pembicaraan pemekaran. Sehingga, aspirasi masyarakat Papua diakomodasi.

    "Aspirasi pemekaran itu cukup tingggi kita rasakan," sebut dia.

    Dia menjamin pemekaran wilayah yang dilakukan pemerintah pusat tetap memperhatikan berbagai aspek. Di antaranya, sosial budaya, adat, dan kesiapan sumber daya manusia Papua. 

    "(Pemekaran) juga mempertimbangkan kemampuan ekonomi, perkembangan di masa mendatang, serta aspirasi masyarakat Papua melalui MRP dan DPRP dan pihak-pihak lain yang terkait," ujar dia.

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id