Versi Pengusaha, Kinerja Menteri Yasonna Paling Buruk

    Theofilus Ifan Sucipto - 23 Juli 2020 15:59 WIB
    Versi Pengusaha, Kinerja Menteri Yasonna Paling Buruk
    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. Foto: Medcom.id
    Jakarta: Kinerja Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly dinilai paling buruk. Penilaian ini berdasarkan hasil survei Indikator Politik Indonesia terhadap para pelaku usaha.

    "Yasonna hanya mendapat 32,1 respons positif dari pelaku usaha," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi dalam diskusi virtual di Jakarta, Kamis, 23 Juli 2020.

    Sementara itu, kinerja Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dinilai paling sesuai harapan. Sri memperoleh 61,4 persen tanggapan positif dari pelaku usaha.

    Menteri yang kinerjanya paling sesuai harapan berikutnya adalah Menteri BUMN Erick Thohir. Erick mendapat 57,7 persen tanggapan positif.

    Selanjutnya, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dengan perolehan tanggapan positif sebanyak 57,6 persen. Kemudian Menteri Luar Negeri Retno Marsudi sebesar 54,8 persen.

    Baca: Kinerja Kemensos Dianggap Baik Selama Pandemi

    Berikutnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif dengan 34,5 persen respons positif. Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia juga mendapat 34,5 persen respons positif.

    "Lalu Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita sebanyak 34,6 persen," kata Burhanuddin.

    Survei dilakukan terhadap 1.176 responden dari pelaku usaha di tujuh sektor ekonomi yang ada di sembilan provinsi yakni Sumatra Utara, Sumatra Selatan, Riau, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Kalimantan Timur.

    Populasi survei adalah pelaku usaha pada tujuh sektor ekonomi. Yakni pertanian dan perikanan; perikanan dan kelautan; pertambangan dan penggalian; industri pengolahan; konstruksi; perdagangan besar dan eceran; reparasi dan perawatan mobil dan sepeda motor; serta pengangkutan dan pergudangan.

    Survei dilakukan pada 29 Juni hingga 11 Juli 2020. Seluruh responden disurvei dengan wawancara melalui telepon.

    (JMS)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id