BPKH Kelola Rp2,3 Triliun Biaya Pelunasan Haji 2020

    Theofilus Ifan Sucipto - 06 Juli 2020 13:41 WIB
    BPKH Kelola Rp2,3 Triliun Biaya Pelunasan Haji 2020
    Ilustrasi haji. AFP
    Jakarta: Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mengelola dana pelunasan calon jemaah Haji 2020. Calon jemaah yang tidak menarik dana pelunasan tidak merugi.

    “Dana pelunasan jemaah yang tidak berangkat sekitar Rp2,3 triliun,” kata Kepala Badan Pelaksana BPKH, Anggito Abimanyu, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 6 Juli 2020.

    Anggito mengatakan calon jemaah memiliki hak penuh atas uang tersebut. Mereka bisa menarik atau tetap menyimpan dana itu di BPKH.

    Dia memastikan BPKH bakal mengembalikan dana tersebut bila ditarik calon jemaah. Dia mafhum calon jemaah tidak jadi berangkat karena pandemi virus korona (covid-19).

    Anggito memastikan calon jemaah yang tetap menyimpan dananya tidak merugi. Sebab, mereka bakal mendapat nilai manfaat.

    “Sesuai waktu pengendapan,” ujar Anggito.

    (Baca: Arab Saudi Umumkan Protokol Ibadah Haji Terbatas)

    Sebanyak 647 jemaah telah mengajukan pengembalian setoran pelunasan biaya perjalanan ibadah Haji (Bipih). Hal ini menyusul keputusan pembatalan pengiriman jemaah Indonesia ke Arab Saudi oleh Kementerian Agama (Kemenag).
     
    "Sejak 3 Juni 2020 atau sehari setelah pengumuman pembatalan keberangkatan, sampai hari ini sudah 647 jemaah ajukan pengembalian setoran pelunasan," kata Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kemenag, Muhajirin, dalam keterangan pers, Rabu, 24 Juni 2020.
     
    Total 647 jemaah yang mengajukan permohonan pengembalian setoran pelunasan tersebar di 34 provinsi. Lima provinsi dengan jumlah pengajuan terbesar di antaranya Jawa Timur sebanyak 124 jemaah, Jawa Tengah 111 jemaah, Jawa Barat 99 jemaah, Sumatra Utara 48 jemaah, dan Lampung 36 jemaah.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id