Sri Mulyani Diberi Keistimewaan Umumkan Posisi - Medcom

    Sri Mulyani Diberi Keistimewaan Umumkan Posisi

    Desi Angriani, Damar Iradat - 22 Oktober 2019 10:56 WIB
    Sri Mulyani Diberi Keistimewaan Umumkan Posisi
    Sri Mulyani di Istana Kepresiden/Medcom.id/Desi Angriani
    Jakarta: Sri Mulyani menjadi satu-satunya calon menteri yang dibolehkan mengumumkan pos yang akan ia pimpin. Pengumuman dirinya sebagai menteri keuangan seizin Presiden Joko Widodo (Jokowi).

    "Khusus untuk saya, boleh menyampaikan posisinya," kata Sri Mulyani di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa, 22 Oktober 2019.

    Sri Mulyani menegaskan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin memiliki cita-cita besar mendorong peningkatan sumber daya manusia (SDM). Di luar itu, kepiawaian Sri Mulyani dibutuhkan mengeksekusi anggaran dan memelototi prosesnya mulai kementerian/lembaga hingga daerah.

    "Saya ikut mendukung membantu Presiden dan Wakil Presiden mewujudkan cita-cita mereka (untuk Indonesia)," tegas dia.

    Presiden Jokowi memang telah memanggil calon menteri hingga siang ini. Tak satu pun dari mereka gamblang menyebut kementerian apa yang bakal dipimpin.

    Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto hanya menyebut diminta membantu di dibidang pertahanan. Sedangkan Airlangga Hartarto yang pada periode sebelumnya membantu Jokowi di kementerian perindustrian hanya menyebut diminta membantu di bidang ekonomi.

    Beberapa sosok lainnya pun sudah dipanggil. Serupa, mereka tak tegas menyebut akan mengisi posisi apa.

    Mereka yang sudah dipanggil, yakni eks Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD, eks Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Erick Thohir, Komisaris Net TV Wishnutama, dan pendiri GoJek Nadiem Makarim.

    Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Mensesneg 2014-2019 Pratikno, Komisaris Utama Adhi Karya Fadjroel Rahman, eks Staf Khusus Presiden Nico Harjanto, dan Bupati Minahasa Selatan Christiany Euginia Tetty Paruntu juga muncul di Istana. Belakangan, Tetty disebut hanya menjadi sosok usulan Partai Golkar, bukan calon menteri.

    Politikus Golkar Agus Gumiwang dan Wakil Bendahara Umum PDI Perjuangan Juliari Batubara muncul di Istana, Selasa, 22 Oktober 2019. Sebelumnya, eks Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo juga dipanggil Presiden Jokowi.





    (OJE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id