PPP Sebut Perppu KPK Jadi Pilihan Terakhir

    Arga sumantri - 07 Oktober 2019 15:49 WIB
    PPP Sebut Perppu KPK Jadi Pilihan Terakhir
    Ketua Fraksi PPP Arsul Sani. MI/Rommy Pujianto.
    Jakarta: Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menilai rencana penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merupakan pilihan terakhir. Partai politik Koalisi Indonesia Kerja di parlemen juga mengusulkan hal itu.

    "Bahwa Perppu itu, kalau dalam bahasa yang simpel harus jadi opsi yang paling akhir, setelah semuanya dieksplorasi dengan baik tentunya," kata Ketua Fraksi PPP Arsul Sani di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 7 Oktober 2019.

    Arsul paham Lembaga Survei Indonesia (LSI) menyebut mayoritas masyarakat menginginkan Presiden Joko Widodo menerbitkan perppu. Ia menilai hasil survei itu memotret situasi kekinian masyarakat.

    Ia menyebut tak bisa dipungkiri respons masyarakat dipengaruhi pemberitaan di media. "Survei itu jadi bahan pertimbangan saya kira bukan jadi bahan penentu. Menentukan UU itu tidak bisa kemudian berdasarkan hasil survei," ujarnya. 

    Arsul mengaku belum bisa berspekulasi terkait sikap partai politik pengusung jika Presiden Jokowi menerbitkan perppu. Ia meyakini Presiden akan berkomunikasi dengan parpol pendukung sebelum mengambil keputusan.

    "Kita tidak bisa berkalau-kalau, karena pada saat kami bertemu dengan presiden pada hari Senin malam lalu di Isbog (Istana Bogor) presiden belum buat keputusan," ujarnya.

    UU baru KPK masih menjadi polemik. Presiden Jokowi didesak sebagian elemen masyarakat untuk menerbitkan Perppu guna membatalkan UU Nomor 30 Tahun 2002 hasil revisi. 

    Jokowi masih menimang-nimang opsi penerbitan Perppu. Selain Perppu, sejatinya ada dua opsi lain yang bisa ditempuh, yaitu uji materi di Mahkamah Konstitusi (MK), atau uji materi UU di tingkat legislatif (legislative review). 



    (DRI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id