Minta RS Covid-19 Buat Pejabat, Ini Profil Wasekjen PAN Rosaline Irene Rumaseuw

    Surya Perkasa - 07 Juli 2021 23:52 WIB
    Minta RS Covid-19 Buat Pejabat, Ini Profil Wasekjen PAN Rosaline Irene Rumaseuw
    Wasekjen PAN Rosaline Irene Rumaseuw. Dok Instagram @dr.rosalinerumaseuw



    Jakarta: Rosaline Irene Rumaseuw menjadi sorotan. Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Amanat Nasional (PAN) itu meminta pejabat diistimewakan saat pemerintah berjibaku mengendalikan lonjakan kasus covid-19.

    Pemerintah diminta mengadakan rumah sakit (RS) khusus covid-19 untuk pejabat negara. Banyak pejabat, khususnya anggota DPR, yang kesulitan mendapatkan fasilitas perawatan saat terpapar virus korona.

     



    "Saya minta perhatian kepada pemerintah, bagaimana caranya harus ada RS khusus buat pejabat negara," kata Rosaline dalam sebuah diskusi daring, Rabu, 7 Juli 2021.

    Pernyataannya ini sontak menjadi berita hangat. Berikut ini profil singkat Rosaline dirangkum dari berbagai sumber:
     

    1. Kecil di Biak, Besar di Rantau

    Perempuan kelahiran 23 Januari 1971 hidup di Biak semasa kecil, tepatnya sejak SD hingga SMP. Dia tamat dari SD YPK Waupaor Biak pada 1983 dan menyelesaikan studi di SMP YPK Ridgde I Biak pada 1986.

    Rosaline kemudian merantau ke Ibu Kota. Dia bersekolah di SMA 54 Jakarta dan tamat pada 1989.

    Menyelesaikan pendidikan wajib, dia lanjut berkuliah di Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah. Dia mengambil jurusan kedokteran dan tamat pada 1996.

    Setelah gelar dokter tersemat di depan namanya, dia melanjutkan studi di Universitas Gadjah Mada. Dia mengambil studi kesehatan masyarakat dan meraih gelar S2 pada 2006.
     

    2. Pulang ke Papua

    Rosaline kembali ke tanah kelahirannya, Papua, setelah berstatus dokter. Dia pun aktif bertahun-tahun mengabdi di sektor kesehatan dan beroperasi di Kabupaten Mimika.

    Dia menjadi dokter di RS Internasional AEA sejak 1998 hingga 2001. Kemudian, dia menjadi Koordinator Pusat Kesehatan untuk Kesehatan Publik dan Pengendalian Malaria dari 2002-2010 di Tembagapura, Mimika. Dia kembali menjadi dokter pada 2010 di RS yang sama.

    Kecakapan bicara dan keorganisasian Rosaline terlihat. Dia dipercaya menjadi Ketua Humas Ikatan Dokter Indonesia Kabupaten Mimika pada periode 2008-2012.

    Tak hanya keilmuan, dia juga aktif di seni. Sejak 2007, dia memimpin Sanggar Seni dan Tari Samapri Enterprise Mimika. Dia dipercaya menjadi Ketua Pelaksana Pemilihan Puteri Indonesia Tingkat Provinsi pada 2009.
     

    3. Terjun ke politik

    Rosaline kemudian terjun ke dunia politik. Sebelum menjadi kader PAN, di pernah maju menjadi calon anggota DPR dalam Pemilihan Legislatif 2014 dari PKPI. Namun, partai yang menjadi kendaraan politiknya itu tak lolos parliementary threshold.

    Rosaline pun pindah ke PAN. Partai itu kemudian mempercayai Rosaline untuk menjadi Ketua Panitia Rakapr Kerja Nasional 2019 untuk persiapan menjelang Kongres pada 2020.

    Saat Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menyerahkan daftar kepengurusan partai, nama Rosaline tercantum sebagai Wakil Sekretaris Jenderal. Dia bekerja bersama 16 kader lain di bawah koordinasi Sekretaris Jenderal Eddy Soeparno.

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id