Demokrasi Indonesia Dinilai Masih di Jalur Tepat

    Theofilus Ifan Sucipto - 09 Desember 2021 02:54 WIB
    Demokrasi Indonesia Dinilai Masih di Jalur Tepat
    Head of the Department of Politics and Social CSIS Indonesia Arya Fernandes. Medcom.id/Theo



    Jakarta: Head of the Department of Politics and Social CSIS Indonesia Arya Fernandes menilai demokrasi Indonesia masih berada di jalur yang benar. Apalagi, Indonesia memiliki modal penting dalam menjalankan demokrasi.

    “Kita memilih demokrasi karena percaya individu bisa berekspresi dan secara alamiah terlibat aktivitas politik tanpa dicurigai,” kata Arya dalam diskusi di CGV Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu, 8 Desember 2021.

     



    Arya menyebut partai politik secara agregat relatif stabil. Hal itu ditunjukkan melalui volatilitas partai dari pemilihan umum (pemilu) ke pemilu yang mendekati nol.

    “Artinya stabilitas suara partai terjaga,” jelas dia.

    Baca: Penegakan HAM Hingga Melawan Korupsi Masih Jadi PR Demokrasi Indonesia

    Menurut Arya, demokrasi Indonesia terus membaik dari waktu ke waktu. Sebab, Indonesia punya daya tahan demokrasi yang kuat.

    “Karena adanya kepercayaan publik kepada lembaga eksekutif yang cukup tinggi. Trust kepada lembaga noneksekutif ini yang menjadi soal,” tutur dia.

    Arya menilai kepercayaan publik pada lembaga noneksekutif perlu dibenahi. Supaya demokrasi Indonesia betul-betul kokoh.

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id