RUU TPKS

    DPR Didesak Mengembalikan 9 Jenis Kategori Kekerasan Seksual

    Anggi Tondi Martaon - 04 September 2021 13:15 WIB
    DPR Didesak Mengembalikan 9 Jenis Kategori Kekerasan Seksual
    Ilustrasi undang-undang. Medcom.id



    Jakarta: Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta meminta kategori kekerasan seksual yang termaktub dalam Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS) atau lebih dikenal Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) menjadi sembilan jenis. Pasalnya, draf bakal beleid tersebut hanya mengatur empat kategori kekerasan seksual.

    "Kami menginginkan jenis kekerasan seksual yang diatur dalam RUU PKS dikembalikan menjadi sembilan," kata pengacara publik Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta Citra Referandum saat dihubungi, Sabtu, 4 September 2021.

     



    Kategori kekerasan yang hilang, yaitu tindak pidana perkosaan, pemaksaan perkawinan, pemaksaan pelacuran, pemaksaan aborsi, penyiksaan seksual, dan perbudakan seksual. Citra menyebut mestinya kategori itu diakomodasi untuk memberikan kepastian hukum kepada korban.

    "Karena ada banyak sekali kesulitan yang kemudian membuat korban kesulitan melaporkan kasusnya, baik karena memang akses bantuan hukum, kemudian stigma di tengah masyarakat, lalu kemudian ketika melaporkan akan banyak hambatan dalam proses hukum," ungkap dia.

    Citra mencontohkan perbudakan seksual. Dia menuturkan kepastian hukum korban perbudakan seksual tidak terjamin karena belum terakomodasi dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

    "KUHP saja tidak mengenal perbudakan seksual," sebut dia.

    Citra berharap berbagai masukan tersebut diakomodasi para pembuat kebijakan. Sehingga, bakal beleid yang disusun lebih komprehensif untuk menjamin perlindungan dan pemenuhan hak bagi korban kekerasan seksual.

    "Tentu kita akan memberikan masukan supaya Baleg DPR bisa mengakomodasi berbagai masukan dari LBH Jakarta maupun jaringan masyarakat sipil lainnya," ujar dia.

    Tim ahli Baleg telah menyelesaikan penyusunan draf RUU PKS. Hasilnya, draf memuat empat kategori, yakni, pelecehan seksual, pemaksaan alat kontrasepsi, pemaksaan hubungan seksual, dan eksploitasi seksual.

    (Baca: YLBHI: RUU PKS Harus Disahkan)

    Hai Sobat Medcom, terima kasih sudah menjadikan Medcom.id sebagai referensi terbaikmu. Kami ingin lebih mengenali kebutuhanmu. Bantu kami mengisi angket ini yuk  https://tinyurl.com/MedcomSurvey2021 dan dapatkan saldo Go-Pay/Ovo @Rp 50 ribu untuk 20 pemberi masukan paling berkesan. Salam hangat.

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id