Babak Baru Usaha Tani Bekerja dengan Data

    Media Indonesia - 16 Agustus 2020 06:18 WIB
    Babak Baru Usaha Tani Bekerja dengan Data
    Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Dok. Kementerian Pertanian
    Jakarta: Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, berjanji akan membenahi data pertanian saat dilantik. Data, Yasin Limpo yakini sebagai kunci pemangku kebijakan menetapkan regulasi dan program dengan benar.

    Februari lalu, Kementerian Pertanian meluncurkan Agriculture War Room (AWR). Sejumlah alat pemantau yang berfungsi memperbarui data pertanian di Indonesia secara berkala bekerja sepanjang waktu terpasang di ruangan ini

    Mulai dari luas lahan, pasokan pupuk, hingga luas panen.  “Kami terus memperbarui data pertanian. Semua potensi terkait dengan pertanian bisa kita lihat,” kata Gubernur Sulawesi Selatan dua periode itu seperti yang dilansir Media Indonesia, Minggu, 16 Agustus 2020.

    Pekan ini, Balai Penyuluh Pertanian (BPP) di daerah dilibatkan untuk memperbarui data ke AWR. Data-data baru dikirim ke AWR lewat aplikasi pelaporan utama setiap Kamis.

    Aksi itu membuat BPP menjadi bagian dari Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostra Tani). Kini, mereka bisa mengumandangkan nama BPP Kostra Tani.

    “AWR menjadi pusat kontrol dari data-data yang dikumpulkan dari level kecamatan dan desa. Pembangunan pertanian yang digagas Menteri Syahrul berbasis digital,” kata Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi, Sabtu, 15 Agustus 2020.

    Pelaporan dilakukan BPP di Lampung, Sumatra Barat, dan Kalimantan Selatan. Di Lampung, pelaporan digulirkan dari lima kabupaten, yakni Tanggamus, Pesawaran, Lampung Tengah, Tulang Bawang, dan Mesuji.

    Juru bicara Pusat Penyuluhan Pertanian, Septalina Pradini, mengawal BPP di Lampung. Di Sumatra Barat, kerja serupa dipimpin I Wayan Ediana (Kabid Penyelenggaraan Penyuluhan). Kalimantan Selatan di bawah arahan Dwi Hayanti (Kasubbid Kelembagaan Petani).

    “Kami memastikan bahwa Kementan terus memantau dan mengevaluasi perkembangan pelaporan dari seluruh BPP Kostra Tani,” lanjut Septalina.

    Di Sumatra Barat, Kabupaten Pasaman Barat menjadi salah satu daerah percontohan. Program ini disambut hangat pemerintah daerah.

    "Pihak-pihak terkait di Pasaman Barat akan terlibat aktif mendukung kinerja BPP Kostra Tani,” kata Kepala Dinas Tanaman Pangan Pasaman Barat, Sukarli.

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id