Revitalisasi BUMDes yang Terancam 'Mati' Dipercepat

    Nur Azizah - 30 Juni 2020 10:13 WIB
    Revitalisasi BUMDes yang Terancam 'Mati' Dipercepat
    Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar. Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
    Jakarta: Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mengaku tengah berupaya melakukan terobosan untuk mengendalikan dampak covid-19 (korona). Salah satunya, revitalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

    "Selain memberikan bantuan langsung tunai (BLT) Desa, Kemendes melakukan percepatan revitalisasi BUMDes agar segera bangkit kembali akibat covid-19," kata Halim kepada Medcom.id, Jakarta, Selasa, 30 Juli 2020.

    Revitalisasi ditujukan bagi BUMDes yang terancam 'mati'. Halim menjelaskan revitalisasi BUMDes dengan memberikan pendampingan bagi masyarakat.

    "Kementerian memfasilitasi, mempertemukan dengan offtaker, serta upaya digitalisasi BUMDes," papar dia.

    (Baca: Mendes Tak Terganggu Ancaman Reshuffle)

    Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan Kementerian Kesehatan juga menyiapkan terobosan untuk penanganan covid-19. Salah satunya, mengirim tenaga medis dan ventilator ke daerah yang laju pertumbuhan covid-19 masih tinggi.

    Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meminta para menteri membuat terobosan baru terkait percepatan penanganan covid-19. Mereka tidak bisa lagi bekerja biasa-biasa saja di tengah kriss.

    "Saya minta agar kita bekerja tidak linear, saya minta ada sebuah terobosan yang bisa dilihat oleh masyarakat dan itu terobosan itu kita harapkan betul-betul berdampak pada percepatan penanganan ini, tidak datar-datar saja," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin, 29 Juni 2020.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id