PKB Kawal Usulan PBNU Soal Pemilihan Presiden

    Whisnu Mardiansyah - 28 November 2019 14:24 WIB
    PKB Kawal Usulan PBNU Soal Pemilihan Presiden
    Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid--MI/Susanto
    Jakarta: Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan mengawal rekomendasi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang meminta pemilihan presiden dipilih lewat MPR. PKB akan melobi fraksi-fraksi di DPR untuk menerima rekomendasi ini.

    "Fraksi PKB menerima itu sebagai masukan sekaligus nasihat. Kami akan berpikir apakah ide atau arahan dari PBNU diterima dari semua fraksi yang ada. Kalau semua fraksi yang ada menerima berarti PKB berhasil meyakinkan apa yang menjadi rekomendasi PBNU," kata Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis, 28 November 2019.

    Menurut Jazilul, rekomendasi tersebut berdasarkan hasil kajian para ulama PBNU. Manfaat dan kerugian dari pemilihan langsung jadi pertimbangan. Misalnya, biaya politik yang mahal dalam pemilihan langsung.

    "Sekarang kalau kita kalkulasi, biaya untuk memilih presiden saja kita membutuhkan Rp24 triliun. Kalau dipilih MPR saya pikir enggak sampai segitu. Bahkan bisa kurang sampe 80 persen," terang Jazilul.

    Pada pemilihan kepala daerah pun tak kalah mahal. Satu pemilihan tingkat kabupaten/kota bisa menghabiskan anggaran Rp20 miliar. Jazilul menilai besarnya biaya politik itu bisa ditekan bila pemilihan dilakukan lewat DPRD.

    "Pimpinan MPR akan mendengarkan sekaligus memasukkan rekomendasi itu sebagai bahan kajian penting. Tapi akan kembali kepada kehendak masyarakat, karena sudah terlanjur dengan pemilihan langsung," pungkasnya.

    PBNU merekomendasikan pemilihan presiden dan wakil presiden kembali dipilih MPR. Hal itu disampaikan Ketua MPR Bambang Soesatyo usai bertemu Ketua PBNU Said Aqil Siraj di Kantor PBNU, Rabu, 27 November 2019.

    Rekomendasi PBNU itu berdasarkan hasil Musyawarah Alim Ulama yang digelar di Pondok Pesantren Kempek Cirebon, Jawa Barat 2012.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id