comscore

Inilah Tugas Tim Pansel Calon Hakim Konstitusi Bentukan Presiden Jokowi

Achmad Zulfikar Fazli - 10 Desember 2014 15:48 WIB
Inilah Tugas Tim Pansel Calon Hakim Konstitusi Bentukan Presiden Jokowi
Refly Harun dan Saldi Isra. Antara/Hendrina Dian Kandipi
medcom.id, Jakarta: Presiden Joko Widodo membentuk tim panitia seleksi calon hakim konstitusi guna mencari pengganti ketua MK Hamdan Zoelva yang akan habis masa baktinya pada 2015.

"Tim Seleksi Hakim Konstitusi, kami berdasarkan Keppres 51 Tahun 2014, ditunjuk Presiden Jokowi sebagai tim seleksi hakim MK mencari pengganti Hamdan (Zoelva)," kata Saldi Isra di Kementerian Sekreactaris Negara, Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (10/12/2014).
Tim pansel itu diketuai Saldi Isra yang dibantu oleh enam pakar hukum lainnya serta dua menteri sebagai pengarah yakni Mensesneg Pratikno dan Menkum dan HAM Yasonna Laolly.

"Kami diangkat menjadi pansel ada tujuh orang di samping dua menteri sebagai pengarah. Saya Saldi Isra, Refly Harun, Harjono (mantan Hakim MK), Widodo beliau profesior hukum di Universitas Jember, Mulya Lubis, Satya, dan Maruarar Siahaan bekas hakim MK periode pertama," ujar Saldi.

Sementara itu, tim pansel langsung menggelar rapat pada hari ini karena keterbatasan waktu. Sebab, bulan depan mereka sudah harus menyerahkan nama-nama kandidat kuat calon hakim konstitusi kepada Presiden.

"Kami rapat pertama karena waktu yang disediakan terbatas. Pada Januari harus ada keppres baru pengangkatan," tukas dia.

Saldi menargetkan 5 Januari sudah dapat menyerahkan sekitar 2 hingga 3 nama kepada Presiden. Setelah itu, 7 Januari Presiden sudah mengeluarkan keppres dan melantik calon hakim konstitusi terpilih.

(PRI)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id