Dampak Besar Bagi Negara Bila Lalai Menerapkan Protokol Kesehatan

    Anggi Tondi Martaon - 17 November 2020 17:34 WIB
    Dampak Besar Bagi Negara Bila Lalai Menerapkan Protokol Kesehatan
    Wakil Ketua MPR Arsul Sani. MI/Rommy Pujianto
    Jakarta: Wakil Ketua MPR Arsul Sani mengingatkan ketidakdisiplinan menerapkan protokol kesehatan tidak hanya berdampak pada beban negara menanggung biaya perawatan covid-19. Hal itu dapat menghambat pertumbuhan ekonomi.

    "Semakin banyak orang yang terpapar, meskipun sembuh tetapi itu akan menghambat roda perekonomian," kata  Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 17 November 2020.

    Anggota Komisi III DPR itu menyebut banyak negara maju di dunia mengalami dampak tersebut. Salah satunya Amerika Serikat.

    "Sehingga tingkat keterpaparan itu tambah banyak akan berdampak pada pemulihan ekonomi. Itu saja," tutur dia.

    (Baca: Mendagri Akan Keluarkan Instruksi Agar Kepala Daerah Serius Tangani Covid-19)

    Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu meminta semua pihak membantu pemerintah menghadapi pandemi covid-19. Caranya, disiplin menerapkan protokol kesehatan.

    Sebelumnya, Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Hasbullah Thabrany menyebut biaya perawatan pasien covid-19 rata-rata mencapai Rp184 juta. Biaya termurah Rp2,4 juta dengan kondisi pasien tidak mengalami gejala dan termahal Rp446 juta bagi pasien dengan penyakit penyerta.

    "Ini berdasarkan hasil survei di sembilan provinsi di Indonesia. Rata-rata dana yang dikeluarkan untuk mengobati satu pasien covid-19 adalah Rp184 juta dengan rata-rata lama perawatan 16 hari rawat inap,” kata Hasbullah, Selasa, 17 November 2020.

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id